Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Senin, 20 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
<<<<<<1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 >>>>>>
141. GEBRAKAN KOPERASI DALAM SAFARI GEMPITA MUTIARA BANGSA
Dalam suasana peringatan Hari Koperasi 2010 ada baiknya kita amati Gerakan Safari Gempita Mutiara Bangsa yang berusaha membantu masyarakat menyelesaikan target-target MDGs. Dalam gerakan Safari tersebut, Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) bersama mitra kerjanya, berusaha mengajak semua pihak melaksanakan kegiatan itu secara mandiri. Oleh karena itu pengembangan ekonomi kerakyatan yang bisa menjadi pendukung yang kuat dari gerakan pembangunan yang marak itu mendapat prioritas yang utama. Gerakan pembangunan ekonomi kerakyatan itu diarahkan mengajak sebanyak mungkin anak bangsa untuk berpartisipasi, prinsipnya adalah agar tidak ada satupun anggota masyarakat yang tidak terlibat dalam upaya besar membangun masyarakatnya. ....
142. ANAK BANGSA ADALAH PEMIMPIN MASA DEPAN
Akhir minggu ini, tepatnya tanggal 23 Juli 2010, bangsa Indonesia memperingati Hari Anak Nasional 2010. Menurut proyeksi jumlah anak-anak dibawah usia 15 tahun dewasa ini adalah 60 – 65 juta jiwa. Kalau Sensus Penduduk menghasilkan angka sampai 240 juta, maka jumlah anak-anak akan mencapai sekitar 65 – 70 juta jiwa, suatu jumlah yang tidak boleh dipandang enteng. Di masa lalu kita berhasil menekan pertumbuhan penduduk dengan baik sehingga jumlah anak-anak dibawah usia 15 tahun bisa dikurangi sehingga berbagai usaha untuk mendidik anak dan remaja menjadi calon pemimpin masa depan dapat diatur dengan baik. ....
143. MERAJUT BUDAYA NASIONAL DARI BUDAYA LOKAL
Pada hari Sabtu Pahing 3 Juli lalu, dalam suasana ceria kerabat Kasunanan Solo merayakan ulang tahun peresmian pengangkatan raja, atau disebut sebagai “Wilujengan Jumengan Ndalem SISKS Paku Buwono XIII Tedjowulan” yang ke enam. Bagi penduduk biasa peristiwa pengangkatan dalam suatu jabatan tidak diperingati kecuali kalau jabatan itu merupakan suatu jabatan publik yang peringatannya bisa menjadi pemicu untuk gerakan yang lebih gegap gempita. Dalam hal peringatan masa jabatan Sinuwun Paku Buwono ke XIII Tedjowulan kali ini peringatan itu disertai dengan upacara pengukuhan Anugerah bagi sahabat-sahabat, keluarga dan punggawa yang dianggap berjasa atau bekerja dengan baik. ....
144. SAFARI GEMPITA MUTIARA BANGSA DI GORONTALO
Hari ini Insya Allah Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. Gusnar Ismail, MM, bersama Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, MPd., didampingi unusr-unsur pemerintah daerah, Pimpinan DPRD dan tokoh daerah lainnya, akan melepaskan sekitar 1300 mahasiswa sebagai rombongan pertama dari 2000 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Gorontalo untuk melakukan Kuliah Kerja Sibermas (KKS) Tematik Posdaya ke seluruh pelosok desa di Provinsi Gorontalo. Diharapkan hadir dalam acara itu Kepala BKKBN Dr. dr. Sugiri Syarief MPA, Ketua Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), Prof. Dr. Haryono Suyono, pejabat teras dan tamu-tamu lainnya dari Jakarta. ....
145. MEMBANGUN KEBANGGAAN ANAK-ANAK TUNA GRAHITA
Pada hari Sabtu lalu, dalam suasana gembira dan penuh canda, 1500 anak-anak dan ramaja Tuna Grahita, mewakili sekitar 6.000.000 Tuna Grahita dari 26 provinsi di Indonesia berkumpul di arena olah raga Britama Sport yang mewah di Mall Kelapa Gading Jakarta. Suasana meriah itu karena pertemuan yang marak tersebut dihadiri oleh Ibu Herawati Boediono, isteri Wakil Presiden RI, yang dengan penampilan sederhana tetapi ceria mendampingi acara pembukaan Special Olympics Indonesia (SOIna) itu sampai selesai. Ibu dr. Puji Hastuti, MSc PH, selaku Ketua Panitia Pekan Olah Raga Nasional ke 6 Special Olympics Indonesia (SOIna) 2010 bagi atlit-atilit Tuna Grahita tersebut nampak cerah dan berbunga-bunga. ....
146. KELUARGA INDONESIA BERGERAK MAJU
Dalam suasana keprihatinan dunia dengan berbagai musibah yang saling berganti, sekitar 55 sampai 60 juta keluarga Indonesia pada hari Selasa 29 Juni 2010 diharapkan beramai-ramai merayakan Hari Keluarga Nasional atau Hari Keluarga yang ke 17. Hari Keluarga tahun ini secara kebetulan adalah yang ke 17 dan sekaligus bertepatan dengan Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 65. Hari Keluarga Nasional ditetapkan oleh pemerintah pada tahun 1993 berdasarkan UU nomor 10 tahun 1992 yang menyatakan bahwa keluarga adalah suatu lembaga masyarakat yang terdiri dari seorang bapak dan ibu dengan anak-anaknya, atau seorang bapak dengan anak-anaknya, atau seorang ibu dengan anak-anaknya, yang didasarkan atas hasil perkawinan yang sah. Pemilihan tanggal 29 Juni didasarkan peristiwa penting berkumpulnya kembali anggota keluarga yang selama berbulan-bulan sebagian besar mengungsi ke desa dan gunung-gunung berjuang mempertahankan kemerdekaan. ....
147. Kuliah Kerja Sibermas di Gorontalo
Minggu depan, resminya tanggal 29 Juni 2010, bangsa Indonesia akan merayakan Hari Keluarga Nasional yang ke-17. Semua kalangan diajak secara perorangan atau bersama keluarga masing-masing merayakan Hari yang penting itu dengan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa keluarganya berada dalam keadaan sehat dan sejahtera. Bagi keluarga yang belum mencapai keadaan yang bahagia dan sejahtera diharapkan tidak putus asa dan meneruskan perjuangan untuk mencapai keadaan yang lebih bahagia dan sejahtera bersama rekan-rekan lain di desa atau kampung halamannya. Menyongsong hari yang sangat penting itu Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Hi. Nelson Pomalingo, M.Pd, memutuskan untuk mempersiapkan sekitar 1500 – 2000 mahasiswanya dalam pelatihan untuk membantu keluarga di seluruh provinsi melalui Kuliah Kerja Sibermas (KKS), mengembangkan keluarga yang bahagisa dan sejahtera sesuai dengan sasaran dan target-target Millennium Development Goals (MDGs). ....
148. CERITA PERJUANGAN PAHLAWAN DEVISA
Pada waktu mengikuti Konperensi tentang Kesejahteraan dan Pembangunan Sosial Dunia di Hong Kong minggu lalu, kami dengan rombongan yang terdiri dari Dr Tjuk Kasturi Sukiadi, Ketua DNIKS, sekaligus Ketua BK3S Jatim, Drs. M. Soedarmadi, Direktur Eksekutif Damandiri, Dr. Rohadi Haryanto, Sekjen DNIKS, dan Dr. Mulyono Daniprawiro, Pejabat Senior Damandiri, menyempatkan diri bertemu beberapa TKI yang meninggalkan keluarganya untuk berjuang membangun keluarga sejahtera melalui perjuangan yang berat pada banyak keluarga di Hong Kong. Menjelang Hari Keluarga Nasional 2010 akhir bulan ini tidak salahnya kita menghargai perjuangan yang gigih itu agar kita bisa bekerja keras membentuk dan mengirim tenaga kerja profesional dengan harapan imbalan jasa yang lebih gemilang dimasa datang. ....
149. Safari MDGs dan Posdaya
Untuk menyongsong Hari Kemerdekaan RI yang ke-65 dan Hari Keluarga Nasional yang ke-17, DNIKS bersama berbagai organisasi dan lembaga pemerintah terkait bermaksud menyelenggarakan Safari MDGs dan pembentukan Posdaya di daerah-daerah strategis untuk mendorong Pembangunan Birokrasi yang berpihak pada rakyat, membentuk dan mengisi Pos Pemberdayaan Keluarga dan mencari Mutiara Bangsa yang akan dinobatkan pada tanggal `10 Nopember 2010 yang akan datang. ....
150. KELUARGA INDONESIA BERGERAK MAJU
Dalam suasana keprihatinan dunia dengan berbagai musibah yang saling berganti, sekitar 55 sampai 60 juta keluarga Indonesia pada hari Selasa 29 Juni 2010 diharapkan beramai-ramai merayakan Hari Keluarga Nasional atau Hari Keluarga yang ke 17. Hari Keluarga tahun ini secara kebetulan adalah yang ke 17 dan sekaligus bertepatan dengan Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 65. Hari Keluarga Nasional ditetapkan oleh pemerintah pada tahun 1993 berdasarkan UU nomor 10 tahun 1992 yang menyatakan bahwa keluarga adalah suatu lembaga masyarakat yang terdiri dari seorang bapak dan ibu dengan anak-anaknya, atau seorang bapak dengan anak-anaknya, atau seorang ibu dengan anak-anaknya, yang didasarkan atas hasil perkawinan yang sah. Pemilihan tanggal 29 Juni didasarkan peristiwa penting berkumpulnya kembali anggota keluarga yang selama berbulan-bulan sebagian besar mengungsi ke desa dan gunung-gunung berjuang mempertahankan kemerdekaan. ....
151. MEMBANGKITKAN KEMBALI KI HADJAR DEWANTORO
Setelah beberapa tahun dicoba mengembangkan beberapa perguruan Tamansiswa dengan berhasil, dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2010, Ketua Majelis Luhur Tamansiswa. Jenderal TNI (Purn) Ki Tyasno Sudarto, Koordinator Perguruan Tinggi Tamansiswa, juga Rektor UST, Prof. Dr. Djohar, MS, dan seluruh jajaran Rektor Perguruan Tinggi Tamansiswa bertekad bersama Yayasan Damandiri dan beberapa lembaga lain bekerja keras membangkitkan kembali keunggulan peninggalan Ki Hadjar Dewantoro dalam bidang pendidikan dengan sungguh-sungguh. ....
152. KONPERENSI PEMBANGUNAN SOSIAL DUNIA
Sejak tanggal 10 sampai tanggal 14 Juni 2010 di Hong Kong Convention Center diselenggarakan gabungan Konperensi Dunia tentang Kesejahteraan dan Pembangunan Sosial. Konperensi yang dihadiri oleh lebih dari 2000 tenaga ahli profesional, akademisi, praktisi di bidang sosial dan pembangunan sosial, perancang sosial dan para pemangku kebijaksanaan dalam bidang pembangunan sosial tersebut disponsori bersama oleh delapan organisasi sosisal kemasyarakatan di Hong Kong yang bertindak sebagai tuan rumah serta organisasi Kesejahteraan serta Pembangunan Sosial Dunia yang anggotanya tersebar di seluruh dunia. ....
153. MENGENANG DAN MENCARI PEJUANG KB DAN ANAK-ANAK
Dalam menyongsong Hari Keluarga Nasional akhir bulan ini, ada baiknya gerakan KB Nasional yang sedang direvitalisasi menyempatkan diri mengenang kader-kader pejuang lama dan mencari kader-kader baru untuk diajak mengejar ketertinggalan selama ini. Dalam kesempatan itu patut kita kenang pejuang seperti almarhumah Ibu Hasri Ainun Habibie yang selama hidupnya berjuang untuk KB, pemberdayaan ibu hamil dan anak-anak. Almarhumah Ibu Hasri Ainun Habibie, jauh sebelum menjadi Ibu Negara, telah menjadi salah satu pendamping Ibu Negara, almarhumah Ibu Tien Soeharto, yang sangat tinggi perhatiannya terhadap masalah KB, ibu hamil dan anak-anak. Kepekaan dan perhatian langsung para ibu-ibu yang sangat terhromat tersebut menjamin adanya komitmen politik yang sangat tinggi terhadap program KB yang sangat vital. ....
154. MEMBANGUN SUPER TIM
Awal minggu ini kita memasuki tanggal 1 Juni 2010, suatu hari yang dikenang indah dimana Bung Karno membahas dan menggali Pancasila dari akar budaya bangsa. Penggalian yang ternyata menempatkan dan menonjolkan persatuan dan kesatuan, hidup gotong royong, sebagai pola hidup yang dipercaya akan membentuk kekuatan yang maha dahsyat. Pola hidup yang kadang dianggap tidak modern dan dipertentangkan dengan pola hidup individualistik yang dianggap modern serta cocok sebagai pola hidup manusia modern. ....
155. MEMPERLAKUKAN LANSIA SECARA TERHORMAT
Hari ini, 29 Mei 2010, kita memperingati Hari Lansia Nasional. Di desa Palingan, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta, dalam kegiatan Posdaya yang sudah dibentuk di semua desanya, lansia diperlakukan secara terhormat. Mereka tidak “dimanja” atau “dihukum” untuk tinggal di rumah, tetapi bersama generasi muda lainnya ikut kegiatan pemberdayaan keluarga melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Gerakan itu dilakukan secara rutin, seperti awal minggu ini, secara mendadak (adhoc), karena Posdaya desanya menyatakan diri sebagai Pusat Pelatihan Posdaya Pedesaan, harus menerima tamu yang belajar tentang pemberdayaan keluarga. ....
156. SASARAN DAN TARGET MDGs MAKIN DIPAHAMI
Pos pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang secara sederhana diperkenalkan kepada sasaran dan target-target MDGs atau target Indeks Pembangunan Manusia (IPM), makin memahami konsep yang rumit itu secara operasional dibandingkan pejabat pada tingkatan yang lebih tinggi. Penempatan manusia sebagai titik sentral pembangunan bukan hanya dihafal, oleh penduduk pedesaan dengan sadar dipraktekkan untuk melepaskan penderitaan saudara atau tetangganya yang miskin dengan sungguh-sungguh. Sasaran keluarga miskin itu dikeroyok untuk ikut dalam proses pemberdayaan yang ketat sampai akhirnya tidak lagi menjadi beban keluarga dan masyarakatnya. ....
157. MENCARI MUTIARA BANGSA
Dalam rangka ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 65, bulan Agustus mendatang, diprakarsai oleh PT Kraftig Advertising, mulai tanggal 6 Mei 2010, bersama beberapa lembaga dan organisasi masyarakat diluncurkan gerakan Tembang Gesang 2010, sebuah gerakan moral untuk mencari Mutiara Bangsa yang tak pernah lelah berbagi dengan orang lain demi kemajuan Indonesia. Gerakan Tembang Gesang mencari “Mutiara Bangsa” 2010 diusung dengan semboyan “Sehari Berbagi Baik”. Yayasan Damandiri yang tahun lalu menaruh simpati terhadap gerakan yang baik sekali itu ikut serta mendukung gerakan Kembang Gesang mencari Mutiara Bangsa yang peduli dan cinta kasih sesama anak bangsa, khususnya yang memberikan dedikasinya melalui Pos-pos Pemberdayaan keluarga (Posdaya) di seluruh Indonesia, atau berjuang secara mandiri dalam organisasi sosial kemasyarakatan lainnya. ....
158. MEMBANGUN KEBERSAMAAN
Seperti peristiwa ulang tahun biasa, pesta ulang tahun pak Probosutedjo yang ke 80 juga diisi dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan oleh ribuan tamunya yang hadir di Ballroom hotel Le Meredian Jakarta yang megah. Pemotongan tumpeng sebagai sajian makan malam itu diiringi oleh penyanyi segala jaman Rafika Duri yang diantar pembawa acara yang tidak kalah tenarnya, Mbak Oetari Noer Permadi dan kawannya. Sebelum dan sesudah memotong tumpeng, dalam setiap kesempatan, baik pada waktu pak Probo menyamperi tamunya, atau tamunya menyamperi pak Probo, ucapan selamat dan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa mengalir deras mendoakan agar pak Probo diberikan umur panjang, sehat dan murah rejeki. ....
159. LANGKAH BESAR SELALU MULAI DARI SETAPAK
Kunjungan para petinggi dari Provinsi Gorontalo yang terdiri dari Asisten Pemberdayaan Pemda Provinsi Gorontalo, Ir. Bonny Ointoe, Sc., Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo MPd, Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo Nufrijal, Sp. MA, para Wakil Rektor dan jajaran pemerintah lainnya, termasuk Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Ir. Iwan Bokings dan Drs. Hardi Mopangga, penghubung Yayasan Damandiri, Rivani Luawo, MA, dan staf, melihat praktek KKN Tematik Posdaya di desa Cikarawang di kabupaten Bogor baru-baru ini telah membuahkan dampak yang sangat positip. ....
160. POSDAYA KECAMATAN PENGASIH MEMBANGUN KOPERASI
Ibu Camat Pengasih, Kulon Progo, Dra. RI Hermintarti, MM, pada tanggal 22 April 2010 yang lalu telah mengirim wakil-wakil dari dua Posdaya mengikuti kegiatan \"sosialisasi Pangan Lokal dalam rangka pengembangan dan deversifikasi produk antara\" di ruang rapat di kepatihan, Yogyakarta. Utusan itu adalah wakil-wakil dari Posdaya Mawar II dari dusun Pendem Desa Sidomulyo dan Posdaya Dahlia V dari dusun Kalinongko Desa Kedungsari. Pertemuan itu diprakarsai oleh Dinas Pertanian yang diselenggarakan di Gedung Radiyo Suyoso Kepatihan Yogyakarta. ....
<<<<<<1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 >>>>>>