Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 23 Maret 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
<<<<<<1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 >>>>>>
41. CUKUP PANGAN DAN GIZI YANG SEIMBANG
Akhir bulan Mei lalu Ketua Perhimpunan Pakar Pangan dan Gizi Indonesia (PERGIZI PANGAN Indonesia), Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, dosen dan pakar ilmu gizi masyarakat, bersama ahli-ahli gizi dan pangan muda, mengabarkan adanya Konperensi Internasional di Jakarta. Mereka telah mengamati langkah-langkah BKKBN dan berbagai lembaga membantu rakyat banyak di pedesaan memperbaiki asupan gizi dan pangan keluarga di desa. ....
42. PEMBERDAYAAN UNTUK KELUARGA PRASEJAHTERA
Dengan sangat mengharukan para Rektor dari seluruh Provinsi Jawa Timur, yang tergabung dalam Paguyuban Rektor di Jawa Timur, akhir bulan lalu mengadakan pertemuan bersama para wakil Rektornya di UI Malang. Pimpinan Paguyuban itu, Prof. Dr. Fasich, Rektor Universitas yang kondang, Airlangga, dan tuan rumahnya, Rektor UIN Malang, mengajak Ketua Yayasan Damandiri untuk memberikan pencerahan tentang kegiatan Posdaya yang selama ini telah diikuti oleh ribuan mahasiswa dalam kegiatan KKN tematik Posdaya yang berhasil. Rektor UIN Malik Ibrahim, Prof. Dr. Mujia Raharjo, yang menjadi tuan rumah pertemuan dan telah mengirim ribuan mahasiswa membangun Posdaya berbasis Masjid menjadi pemrakarsa pencerahan tentang Posdaya tersebut. ....
43. MEMPERINGATI HARI LAHIR PEMIMPIN BANGSA
Hari ini tanggal 8 Juni adalah hari lahir salah satu Pemimpin Bangsa yang karena sesuatu hal banyak dilupakan. Pemimpin bangsa tersebut adalah Almarhun Bapak HM Soeharto, mantan Presiden RI yang memimpin dan membawa bangsa ini ke posisi terhormat selama lebih dari 32 tahun. Kepemimpinan beliau sangat dihargai oleh rakyat banyak karena selama lebih dari 32 tahun itu kepentingan rakyat banyak, utamanya di desa dan di pelosok-pelosok, sangat mendapat perhatian. Kehidupan para petani sangat diperhatikan, sehingga tidak ada kekawatiran baginya kalau musim tanam datang dan tidak ada juga kekawatiran kalau saatnya panen, karena pemerintah telah menetapkan harga dasar yang menguntungkan para petani, sehingga upaya kerja keras yang disertai ketekunan memelihara tanamannya tetap terjaga dengan baik. ....
44. POSDAYA MENYONGSONG BULAN RAMADHAN
Perkembangan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di seluruh Indonesia yang gegap gempita memperluas fungsi yang dilakukan oleh setiap Posdaya yang bertambah maju. Fungsi utama Posdaya adalah sebagai forum silaturahmi dengan target semua keluarga di sekitarnya melebur dalam satu kesatuan yang saling tegur, saling perhatian dan akhirnya saling berbagi mengantar keluarga yang kurang beruntung menuju ke tingkatan yang lebih tinggi menjadi keluarga bahagia dan sejahtera. Kita bersyukur bahwa daerah yang tadinya segan mengetrapkan pemberdayaan dengan mengembangkan Posdaya, kini makin gigih bekerja keras membangunnya. Mereka mengirim tenaga inti untuk mempelajari Posdaya di Haryono Suyono Center di Jakarta, atau mengirim langsung utusan-utusan khusus meninjau kegiatan Posdaya di kabupaten atau kota yang perkembangan Posdayanya maju. ....
45. MEMPERSIAPKAN MANAGEMEN BANK SAMPAH
Akhir-akhir ini, dalam rangka mengisi dan memberi isian pengembangan Kebun Bergizi bagi keluarga yang tergabung dalam Posdaya, para pengurus menganjurkan agar di setiap halaman rumah di tanam sayur seperti bayam, kangkung, cabe dan lainnya. Disamping itu dipelihara unggas dan ikan agar kebutuhan sayuran dan lauk-pauknya dapat dipenuhi dari hasil kebun sendiri. Keluarga prasejahtera dengan lahan sempit dapat menanam sayuran dan lainnya itu dengan sistem berganda sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengikuti gerakan ini. Kebun Bergizi membutuhkan pupuk dan air yang cukup, sehingga mulai timbul gagasan untuk memanfaatkan sampah menjadi bahan pupuk yang baik dan sekaligus mengumpulkan air limbah yang biasanya dibuang tanpa guna dialirkan dalam suatu tempat untuk dipergunakan kembali sebagai air yang disiramkan buat tanaman di Kebun Bergizi. ....
46. MENYONGSONG HARI LANSIA NASIONAL
Minggu lalu bertempat di Universitas Trilogi telah diadakan pertemuan antar organisasi yang peduli terhadap penduduk lanjut usia. Pertemuan itu meruapan usaha untuk memadukan program penghormatan terhadap lansia karena dalam dua minggu ini keluarga lansia di seluruh Indonesia akan memperingati Hari Lansia Nasional tanggal 29 Mei 2015. Peringatan hari lansia nasional adalah simbolisasi pada penghargaan kepada almarhum Bapak Radjiman Wedyodiningkrat disaat usia lanjut memimpin Sidang BPUPKI menjelang kemerdekaan Indonesia. ....
47. GERAKAN AKSESIBILITAS UMUM NASIONAL
Dalam rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2015, tidak seperti biasa akan ditandai dengan Deklarasi Gerakan Aksesibilitas Umum Nasional. Gerakan ini adalah upaya untuk mengembalikan budaya bangsa yang beradab, budaya bangsa yang memberi perhatian kepada saudara kita penyandang disabilitas, saudara kita yang berusia lanjut yang tidak lagi setegar pada jaman mudanya, dan karenanya memerlukan perhatian dan dalam kondisi tertentu memerlukan pertolongan untuk menunjang keperluan hidupnya. Perhatian itu bukan berarti seseorang harus mengorbankan segalanya, tetapi suatu ungkapan berbagi yang sopan dan ikhlas. ....
48. LELANG KEPEDULIAN RAKYAT DESA
Keberadaan sekitar 45.000 Posdaya di seluruh Indonesia yang dikembangkan oleh tidak kurang dari 325 Perguruan Tinggi dan lebih dari 300 Pemerintah Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia menghasilkan gagasan-gagasan pengentasan kemiskinan secara mandiri yang luar biasa. Kegiatan pendataan keluarga yang diikuti dengan pemetaan keluarga prasejahtera dan keluarga yang lebih sejahtera lainnya telah menumbuhkan gerakan saling perhatian dan kepedulian diantara sesama keluarga dalam kelompok Posdaya di banyak desa. Keluarga mampu makin sadar dan peduli bahwa diantara keluarga tetangganya masih ada keluarga yang prasejahtera, tidak selalu miskin, tetapi dengan goncangan sedikit saja bisa jatuh miskin dan berlanjut menderita sampai keturunannya. ....
49. MENSOS MENUNGGU KEPPRES UNTUK PEMBERDAYAAN ORSOS
Dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial di Padang, Sumatera Barat, oleh banyak kalangan, utamanya para pimpinan organisasi sosial kemasyarakatan dan lembaga koordinasi tingkat pusat dan daerah, dinyatakan memuaskan dan dianggap sukses. ....
50. HARI PENDIDIKAN NASIONAL
Hari ini, 2 Mei 2015, adalah Hari Pendidikan Nasional. Di seluruh tanah air semua komponen pendidikan hampir pasti memperingati hari yang sangat bersejarah ini dengan penuh kebanggaan. Para orang tua sangat bersyukur bahwa melalui pengorbanan dengan mengirim anak-anaknya ke sekolah, anak-anak itu berubah menjadi sosok manusia yang sangat berbeda dengan orang tuanya dalam hal pengetahuan yang dikuasinya. ....
51. ULANG TAHUN GORUT DENGAN GELAR POSDAYA
Kabupaten Gorut, Gorontalo Utara, termasuk salah satu kabupaten muda, letaknya dekat dengan ibukota Provinsi Gorontalo dan mempunyai tekad untuk mengangkat keluarga yang masih tertinggal segera lepas dari belenggu kebodohan dan kemiskinan. Kabupaten yang relatif baru ini dipimpin oleh Bupati yang simpatik, H. Indra Yasin, SH, MH, yang tidak hanya menaruh perhatian dan kepedulian saja, tetapi segera bertindak melaksanakan upaya pengentasan kemiskinan di daerah-daerah pedesaan. Kabupaten yang kaya kekayaan alam dari laut yang luas dan daerah pegunungan itu memberikan harapan yang tinggi bagi masa depan rakyatnya. Oleh karena itu Bupati yang tanggap itu segera menangkap dengan tangan terbuka kedatangan kalangan perguruan tinggi, utamanya Universitas Muhammadiyah di Gorontalo, untuk membantu menyegarkan budaya gotong royong diantara sesama keluarga di pedesaan. ....
52. PETUGAS LAPANGAN KB MULAI KEMBANGKAN POSDAYA
Dengan pengakuan dunia pada akhir tahun 1980-an program KB Indonesia berubah misinya menjadi program pemberdayaan dan pengembangan keluarga sejahtera. Tujuan program diperluas. Melalui kesepakatan Pemerintah dan DPR-RI, pada awal tahun 1990-an dikembangkan undang-undang yang mengatur pembangunan keluarga sejahtera di Indonesia. Berdasarkan UU ini, pemerintah menjaga kesetiaan para peserta KB dan sekaligus membangun keluarga sejahtera. Tugas perluasan itu dirumuskan melalui berbagai diskusi tokoh-tokoh penting dari seluruh tanah air, yang dilengkapi dengan penelitian yang dilakukan oleh berbagai perguruan tinggi. Hasil diskusi dan penelitian itu dibahas oleh para gurubesar dari berbagai perguruan tinggi. Hasil pembahasan itu diserahkan kepada DPR-RI dan melalui proses diskusi yang sangat simpatik akhirnya dituangkan dan disyahkan sebagai UU nomor 10 tahun 1992 yang menjadi dasar dari upaya pemberdayaan keluarga menuju kepada pengembangan keluarga yang bahagia dan sejahtera. ....
53. KISAH SEGAR DAN PILU DI POSDAYA
Selama dua bulan ini berturut-turut diadakan pelatihan pendataan dan pemetaan keluarga untuk tenaga inti dari LPPM dari 325 perguruan tinggi yang selama ini ikut serta dalam gerakan pemberdayaan keluarga melalui kuliah kerja nyata tematik posdaya. Setelah pelatihan para tenaga inti ini selesai, disusul dengan pelatihan para kader posdaya dari ribuan desa yang diharapkan menularkannya kepada sekitar 45.000 posdaya di seluruh Indonesia. Berbagai pelatihan pendataan dan pemetaan keluarga ini menimbulkan kisah segar dan haru diantara para pengikut pelatihan dan keluarga inti yang dianggap bakal bisa menjadi pelatih dan tutor di lingkungan posdaya di desa dan di kelurahan sekitarnya. ....
54. PEMBERDAYAAN SECARA TERFOKUS
Pelatihan pendataan dan pemetaan keluarga bagi para dosen pembimbing lapangan untuk kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) tematik Posdaya, telah selesai dilakukan pada bulan Maret 2015. Tidak kurang dari 325 perguruan tinggi yang selama ini ikut dalam kegiatan kuliah kerja nyata telah mengirimkan dosen dan mahasiswa senior ikut pelatihan, baik tentang falsafah, teori maupun praktek pendataan dan pemetaan keluarga di desa. ....
55. POSDAYA MERAMBAH KE NTT DAN MALUKU
Posdaya yang berjumlah tidak kurang dari 45.000 di seluruh kawasan Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali, akhir-akhir ini bertambah dengan masuknya Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di NTT. Posdaya masuk dalam kawasan yang terkenal karena keterbatasan alamnya yang kering, bukan tanah yang berbatu-batu, tetapi batu-batu yang bertanah. Bupati TTS Ir. Paul VR Mella, MSi yang terkenal sayang kepada rakyatnya dengan sungguh-sungguh mengirim rombongan besar untuk berlatih bagaimana menyegarkan budaya gotong royong rakyat dalam forum Posdaya. Para utusan belajar sungguh-sungguh di Jakarta, meninjau kegiatan di Bogor, Bekasi dan daerah lainnya. Mereka kembali ke TTS bukan hanya dengan tekad membangun secara gotong royong, tapi perlu disertai semangat dan ilmu pengetahuan yang diterapkan oleh saudaranya yang bekerja cerdas dan keras di tempat yang ditinjaunya. Mereka membawa ratusan bibit pisang Cavendish yang dianggap bisa ditanam di tanah yang tandus untuk tumbuh dan berbuah secara cepat. ....
56. UNIVERSITAS GUNUNG RINJANI SIAPKAN POSDAYA DI NTB
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posdaya yang sementara ini telah dilakukan oleh sekitar 300 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, setiap minggu jumlahnya bertambah dengan beberapa perguruan tinggi di berbagai daerah. Salah satu yang menarik adalah partisipasi awal dari Universitas Gunung Rinjani di Lombok Timur. Rektor Universitas ini, Drs. H. Ayip Rosidi, SH., MM., sudah duakali berkunjung ke Jakarta dan bertemu Pimpinan Yayasan Damandiri untuk mengembangkan Posdaya di Lombok Timur. Pada kunjungan kali ini, Rektor yang didampingi oleh Wakil Rektor I, Drs. Rizal, beberapa dosen dan mahasiswanya, langsung mengikuti pelatihan pengembangan Posdaya di Haryono Center di Jakarta. Robongannya juga akan meninjau kegiatan Posdaya yang berjalan baik di daerah Kebayoran Lama di Jakarta. ....
57. MEMBANGUN KELUARGA SECARA TERPADU
Kabupaten Brebes adalah salah satu Kabupaten kecil di Jawa Tengah. Kabupaten ini mulai tanggal 4 Desember 2012 dipimpin oleh seorang Bupati perempuan, Ibu Hj. Idza Priyanti, A.Md., S.E. Sejak menjadi Bupati langsung digerakkannya kegiatan warganya dengan berbagai aktifitas yang mendorong pengembangan kesejahteraan dan kebahagiaan warganya. Secara mantab, melalui berbagai instansi, SKPD dan lembaga sosial yang ada di daerahnya dikembangkan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di seluruh desa di kabupatennya. Tidak segan-segan beliau mempergunakan lembaga koperasi untuk ikut aktif mengembangkan Posdaya sebagai salah satu ujung tombak pemberdayaan keluarga di desa-desa sasaran dengan mengajak keluarga prasejahtera dan keluarga sejahtera I ikut aktif dalam proses pemberdayaan. ....
58. MENDATA KELUARGA POSDAYA
Mulai minggu ini, serentak pada Posdaya terpilih dari sekitar 45.000 Posdaya di seluruh Indonesia, dilakukan pendataan keluarga anggotanya. Hasil pendataan itu akan dituangkan dalam Peta Keluarga yang tidak dikumpulkan secara nasional, tetapi ditinggal dan disimpan pada setiap Posdaya sebagai milik seluruh anggota untuk dipergunakan sebagai data dasar bagi setiap Posdaya dalam melakukan pembinaan dan pengembangan keluarga anggotanya. Diharapkan setiap kwartal, atau setiap enam bulan, atau setiap satu tahun, perkembangan keluarga anggota itu dapat dipantau untuk membantu mengangkat keluarga prasejahtera dan keluarga sejahtera I menjadi keluarga sejahtera. Seperti umumnya terbukti, keluarga prasejahtera dan keluarga sejahtera I belum tentu miskin, tetapi ada beberapa indikatornya yang apabila tidak segera ditolong, dengan mudah jatuh miskin. ....
59. MEMBAYAR SEKOLAH DENGAN SAMPAH
Para ahli lingkungan dari Negara maju pernah menganjurkan agar sampah bisa dikembangkan melalui system tiga R, yaitu Reduce, Reuse dan Recycle, artinya sampah bisa dikurangi melalui cara memilih mana yang bisa dipergunakan kembali, atau dimanfaatkan untuk keperluan lainnya karena dianggap masih banyak manfaatnya. Moto tiga R itu dianggap sebagai nasehat yang dikembangkan ke seluruh dunia. Kampanye tiga R menjadi sangat populer dikalangan para pengabdi lingkungan dan bergerak membawa segala macam solusi di banyak Negara. ....
60. PROGRAM PEMERINTAH PERLU DIBENAHI
Selama tahun 1970-2000 angka fertilitas di Indonesia turun dari 5,6 anak menjadi sekitar 2,3 anak. Karena itu pertumbuhan penduduk menurun dari angka diatas 2,3 persen menjadi sekitar 1,3 persen, suatu prestasi program pembangunan dengan dukungan program KB yang luar biasa. Hampir semua kekuatan pembangunan bersama rakyat banyak ikut mengambil bagian yang sangat positif dalam usaha maha besar itu. Sejak tahun 2000-an, selama limabelas tahun terakhir, angka fertilitas di Indonesia naik kembali dengan sangat sistematis. ....
<<<<<<1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 >>>>>>