Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 23 Maret 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
<<<<<<1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 >>>>>>
181. TABAH MENAPAK HIDUP TERHORMAT
Minggu lalu, dalam rangka mengenang dua tahun wafatnya pak Harto, keluarga besar Yayasan Damandiri dan kawan-kawan seperjuangan, berkunjung ke Makam Mangadeg, Giribangun di Karanganyar, Jawa Tengah, untuk berdoa dan mohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar segala kesalahan beliau dan Ibu Tien Soeharto dimaafkan. Dan kepada kita, yang masih hidup, diberikan kemampuan, kekuatan, dan kemudahan melanjutkan perjuangan membangun keluarga yang sejahtera dan bangsa yang adil dan makmur. ....
182. CSR MEMBANGUN POSDAYA
Minggu lalu, secara kebetulan dalam suasana dua tahun wafatnya pak Harto, Universitas Negeri Jenderal Soedirman di Purwokerto, mengadakan pertemuan membahas kebijakan pembangunan di pedesaan melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Lembaga ini sudah beberapa tahun ini dikembangkan oleh Yayasan Damandiri bersama berbagai Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota serta lembaga pemerintah, perbankan dan swasta lainnya. Universitas Jenderal Soedirman telah berhasil menjadi pelopor pengembangan dan pengisian Posdaya tersebut melalui KKN Tematik Posdaya dengan dukungan perusahaan swasta secara sukarela dalam rangka pelaksanaan Social Corporate Responsibility (CSR). ....
183. GERAKAN KKN TEMATIK YANG CANTIK
Minggu lalu sesudah Pertemuan Kemitraan antara Yayasan Damandiri dengan mitra kerjanya dari seluruh Indonesia, salah satu perguruan tinggi yang memulai KKN Tematik Posdaya, Universitas Jenderal Soedirman, mengundang Yayasan Damandiri untuk menyaksikan persiapan KKN di Purwokerto. KKN yang akan digelar di tujuh kabupaten di daerah Jawa Tengah itu tidak dibiayai oleh Yayasan Damandiri tetapi memperoleh sumbangan dari PT Holcim dari dana CSR yang diarahkan untuk membentuk Posdaya. Posdaya itu akan menjadi forum di pedesaan dan pedukuhan dimana masyarakatnya bisa bermusyawarah untuk membangun dan menuntaskan sasaran dan target MDGs secara mandiri. ....
184. KELUARGA BALITA DAN KEBUN BERGIZI
Minggu lalu sesudah mengikuti rangkaian acara Lustrum dan Reuni Alumni SMA Perjuangan, SMA IV B Negeri atau SMA Negeri IV Yogyakarta, yang didirikan pada tahun 1950 lalu di kota Yogyakarta, paginya, karena kesibukan di Jakarta, saya tidak bisa mengikuti acara lanjutan di Kaliurang. Sebelum terbang kembali ke Jakarta saya perlukan berkeliling ke desa-desa di sekitar Yogyakarta yang membekaskan nostalgia yang luar biasa kepada saya. Sejak lulus SD di Pacitan saya langsung dikirim Bapak dan Ibu sekolah di Yogyakarta sampai tamat SMA, bahkan sebentar ikut merasakan kuliah di Fakultas Kedokteran UGM. Saya, isteri dan keluarga meninggalkan hotel pagi-pagi sesudah subuh untuk melihat matahari terbit di sekitar candi Prambanan yang anggun. ....
185. DIALOG PELAKSANA PEMBANGUNAN DARI DESA
Beberapa bulan yang lalu masyarakat Indonesia memperoleh suguhan yang menarik tenang rancangan pembangunan kabinet baru, Kabinet Pembangunan Indonesia jilid II, tentang rancangan kerja untuk 100 hari yang pertama. Kemarin, tanggal 15 Januari 2010, serta hari-hari sebelumnya, Yayasan Damandiri bekerja sama dengan berbagai lembaga, antara lain TVRI Pusat, BPD dari berbagai daerah, Perguruan Tinggi, Sekolah SMA, DNIKS dan BK3S, serta para relawan lainnya, menggelar dialog interaktif terbuka. Acara itu disiarkan beberapa stasiun TV, Radio serta media lainnya. ....
186. ANTAR PEMBANGUNAN BERBASIS MASYARAKAT
Minggu lalu masyarakat Riau yang sedang dilanda Banjir memperoleh simpati dan penghormatan yang tinggi dari Menko Kesra Agung Laksono dan rombongannya yang antara lain terdiri dari Deputi Menko, Dirjen Depsos, Ketua Umum dan Ketua Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS). Kunjungan Menko yang diatur oleh Gubernur dan Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Riau itu menghasilakn sumbangan untuk korban banjir sebesar Rp. 1 milyar dan berbagai sumbangan lainnya untuk anak-anak Panti Asuhan dari seluruh propinsi. ....
187. MENYONGSONG ULANG TAHUN DAMANDIRI
Akhir minggu ini, Yayasan Damandiri, yang didirikan pada tanggal 15 Januari 1996 oleh mantan Presiden RI kedua, Almarhum Bapak H. M. Soeharto dan tokoh-tokoh nasional lainnya, akan berusia 14 tahun. Seperti digagas dalam pendiriannya, selama empatbelas tahun tersebut Yayasan Damandiri telah berusaha membantu masyarakat tertinggal untuk mengejar saudaranya yang telah maju melalui peningkatan mutu sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan dan upaya memperbaiki tingkat kesehatan, dan membangun keluarga sejahtera melalui upaya pemberdayaan dalam bidang ekonomi. ....
188. MENDIDIK ANAK BANGSA
Beberapa waktu yang lalu Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Prof. dr. Fasli Jalal, PhD., mengumumkan tersedianya beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Disamping itu pemerintah gigih menganjurkan kepada jajarannya untuk menyelesaikan wajib belajar 9 tahun, mengubah perbandingan antara sekolah kejuruan dengan sekolah umum, dari persentase sekitar 60 – 40, enampuluh persen umum dan empatpuluh persen sekolah kejuruan, menjadi sebaliknya. Yayasan Damandiri yang didirikan sekitar 14 tahun lalu, yang satu minggu lagi berulang tahun, ikut berpartisipasi bekerja keras menyiapkan anak keluarga kurang mampu untuk bisa segera siap bekerja. ....
189. SELAMAT TAHUN BARU 2010
Tahun 2009 yang baru saja kita tinggalkan merupakan kulminasi dari upaya bangsa ini menampung aspirasi rakyat banyak dalam proses pembangunan dengan pendekatan yang makin demokratis di Indonesia. Setelah bertahun-tahun bangsa ini membangun bersama rakyat melalui kepemimpinan yang diterjemahkan dari falsafah Pancasila, dalam tahun 2009 secara penuh aspirasi kekuasaan rakyat kita ditampung melalui hampir seluruh proses pemilihan para pemimpin bangsa. Seluruh anggota DPRD, DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden dipilih langsung oleh rakyat. Apakah dengan demikian kita bertambah nyaman memasuki Tahun 2010 ? ....
190. MEMBANGUN MANUSIA INDONESIA SEUTUHNYA
Pada akhir tahun 2009 yang lalu Menko Kesra RI, Dr. Agung Laksono, didampingi oleh Ketua Umum DNIKS, Prof. Dr. Haryono Suyono, dan Ketua Lembaga Leadership, Danang Girindrawardhana, telah memberikan penghargaan untuk 20 tokoh nasional yang terdiri dari dua orang Gubernur, 18 orang Bupati dan Walikota yang berasal dari seluruh Indonesia. Para penerima penghargaan tahun 2009 dianggap mempunyai kepemimpinan yang menonjol dalam melaksanakan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, sesuai kesepakatan dunia yang dirumuskan sebagai Millennium Development Goals (MDGs), dengan berhasil. ....
191. PAMERAN PEMBANGUNAN DI PEDUKUHAN
Bulan lalu para pejabat dan masyarakat kampung Kedung Baruk, Surabaya, dengan arahan dan dukungan Walikota Surabaya, bekerja sama dengan Yayasan Damandiri, Lembaga Instat di Jakarta, LIPM di Surabaya, AUICK di Kobe serta UNFPA New York, bekerja keras melaksanakan Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang akan menjadi acuan untuk merancang dan menilai program pembangunan yang berorientasi kepada manusia. Suatu sistem informasi pembangunan yang bisa mengarahkan dan mengukur program pembangunan dengan sasaran manusia secara lebih tepat, khususnya dengan ukuran Index Pembangunan Manusia (IPM), atau pencapaian sasaran MDGs. Cara pandang ini lain dibandingkan dengan cara pandang di masa lalu. Apabila pengembangan SIM ini berhasil, para politisi dan perancang pembangunan akan memperoleh data atas arahan serta arus pembangunan yang dirancang untuk kesejahteraan manusia dimana hasil itu akan dinilai bukan dari anggaran bermilyar yang diserap tetapi akan terlihat dampak kesejahteraan yang dirasakan oleh rakyat banyak. ....
192. SEMANGAT JUANG BARU UNTUK TAHUN 2010
Hari ini menjadi pertanda bahwa tahun 2009 akan segera berakhir dan bulan depan merupakan bulan terakhir untuk mengadakan inventarisasi apakah selama satu tahun ini kita semua sudah secara maksimal memberikan yang terbaik untuk anak cucu bangsa yang sangat kita cintai. Karena itu selama bulan Desember diharapkan semua kalangan membaca secara jujur apakah upaya membangun selama tahun 2009 telah membawa bangsa ini ke posisi yang lebih baik. Dalam bidang politik dan hukum Presiden telah memberi pesan yang intinya memihak kepada kepentingan rakyat banyak biarpun secara samar-samar menyerahkan segala sesuatunya kepada instansi yang berwewenang. Dari retorika model Presiden sebenarnya dapat dibaca bahwa para pejabat yang berwewenang, sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya, dapat mengambil keputusan yang menyenangkan dan memuaskan semua pihak. ....
193. MEMPERSIAPKAN PAHLAWAN MASA DEPAN
Minggu lalu Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, seperti dilakukan oleh setiap Presiden RI setiap tahunnya, menganugerahkan kepada putra putri terbaik Indonesia gelar Pahlawan Nasional disertai pemberian Tanda Kehormatan RI berupa Bintang atau Tanda Jasa. Pengangkatan seseorang sebagai Pahlawan Nasional tidak sederhana dan harus dilakukan melalui suatu prosedur yang panjang. Begitu juga pemberian Tanda-tanda Kehormatan RI oleh Presiden. Biarpun pemberian Tanda-tanda Kehormatan RI itu merupakan hak prerogatip seorang Presiden RI, tetapi sebelum sebuah Tanda Kehormatan diberikan kepada seorang putra terbaik, yang bersangkutan harus diusulkan dan diteliti oleh berbagai Instansi terkait, termasuk dibahas dan diputuskan oleh Dewan Tanda-tanda Kehormatan RI secara cermat. ....
194. MELUNCURKAN GERAKAN PEMBANGUNAN BUDAYA HIDUP SEHAT
Dua hari lalu, tepatnya tanggal 12 Nopember 2009, kita memperingati Hari Kesehatan Nasional, bukan Hari Kesakitan Nasional. Oleh karena itu di banyak tempat keluarga yang anggotanya sehat dan segar bugar merasa sangat bersyukur bahwa usahanya memelihara kesehatan anak dan kerabatnya berhasil dengan baik. Sebaliknya mereka yang sakit dan mendapat perawatan yang baik dan terjangkau merasa berterima kasih karena dengan demikian keluarganya tidak bertambah miskin karena sakit. Memelihara kesehatan jauh lebih menyenangkan dari pada memelihara seseorang yang sedang sakit dan harus tinggal di rumah sakit. ....
195. KEBUN BERGIZI MEMBAWA REJEKI
Minggu lalu Presiden SBY menggelar “Summit” suatu pertemuan tingkat tinggi antara pemerintah, lembaga-lembaga swadaya masyarakat serta kekuatan pembangunan lain dalam masyarakat untuk menyampaikan rancangan program pembangunan dan sekaligus menampung gagasan-gagasan dari masyarakat yang bisa dimasukkan dalam program pertama selama 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II. Pertemuan itu dipersiapkan dengan matang dalam bidang Ekonomi, Kesra dan bidang pembangunan lainnya. ....
196. DNIKS SIAP MEMBANGUN MASA DEPAN SEJAHTERA
Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2009, Pengurus Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) yang Ketua Umumnya, Prof. Dr. Haryono Suyono, telah dipilih secara aklamasi dalam Munas tanggal 6-8 Oktober lalu di Bandung, telah mengumumkan nama-nama pengurusnya yang terdiri dari 17 orang, yaitu Dr. Subiakto Tjakrawerdaya, Drs. Holil Sulaiman, MSW, Moh. Yarman, Siswadi, MBA, Hot Bonar Sinaga, Fransiscus Welirang, Ny. Dr. Mooryati Sudibyo, Ny. RA Aryanto, SE, Dr. Tjuk K. Sukiadi, SE, HM. Cholis Hasan, Dr. Rohadi Haryanto, Dr. Damanhuri Rosadi, SKM, Dr. Laila Revana, Sri Haryanti, Trusti Mulyono dan Sri Utami Sudarsono. ....
197. Kemesraan Yang Membawa Manfaat
Seperti diduga sebelumnya dalam Konperensi tingkat tinggi di Markas Besar ESCAP di Bangkok, yang pada tahun 1970-an ikut menjadi pelopor gerakan mengatasi masalah kependudukan yang gawat pada masa itu, menjadi ajang pertemuan yang mesra karena banyak sesepuh di masa lalu merasa bersyukur pekerjaan besarnya dalam menangani masalah kependudukan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kemesraan itu membawa manfaat karena para pejabat tinggi, ahli-ahli pembangunan dan wakil negara-negara donor lainnya, sadar bahwa kemajuan struktur dan ciri kependudukan yang berkembang dewasa ini belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik oleh banyak negara. Beberapa negara Asia Pasifik yang cerdas dan memanfaatkan faktor kependudukan sebagai potensi yang tersembunyi memetik hasil yang menggembirakan. Tetapi negara-negara yang memandang enteng dan tidak mengadakan investasi yang memadai pada sumber daya manusianya tetap saja bergerak lamban karena penduduk yang kualitasnya rendah. ....
198. Pulang Kampung Membangun Keluarga
Minggu lalu kita tulis kisah saudara-saudara dari pedesaan berkunjung ke saudaranya di kota. Mereka tidak diterima dengan baik karena dianggap memalukan, miskin, compang camping, mukanya kusut seakan sebulan tidak mandi, anaknya pasti banyak karena di jalanpun masih menggendong bayinya yang masih sangat kecil, pasti di rumah masih ada ratusan lagi yang balita. Arus balik akan segera terjadi. Tiket pesawat, kereta api, bus sudah habis terjual. Mobil sewaan laris manis disewa oleh juragan-kota yang ingin pulang kampung sambil pamer bahwa mereka sudah beli mobil baru, lengkap dengan sopirnya. ....
199. Membangun Komitmen Baru Untuk...
Minggu ini suatu seri pertemuan tingkat tinggi guna memperingati momentum dan menegaskan komitmen yang pernah memuncak limabelas tahun lalu di Kairo, digelar di Bangkok. Para pejabat tingkat tinggi, ahli senior dan utusan dari seluruh negeri di Asia Pasifik serta dunia akan berkumpul di markas ESCAP di Bangkok. Mereka akan diskusi dan membulatkan sikap untuk menyusun usulan bagi Pertemuan Internasional di Markas PBB di New York. ....
200. Membangun Jaringan Pemberdayaan...
Kadang-kadang terasa tidak masuk akal, lucu dan tidak logis mendengar dan membaca janji-janji calon legislatif atau eksekutif yang menjanjikan pembangunan Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 10 persen atau lebih. Dengan janji pertumbuhan ekonomi sebesar itu pasti memerlukan investasi yang sangat besar dan tenaga kerja dengan kualitas serta produktifitas yang sangat tinggi. Kegiatan pembangunan seperti itu bisa dilaksanakan kalau kita meminjam modal yang lebih besar serta sanggup menyewa tenaga ahli, mungkin sebagian besar tenaga asing, yang jumlah dan variasinya lebih banyak. ....
<<<<<<1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 >>>>>>