Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 21 Januari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
PERHATIAN KEPADA DESENTRALISASI IKON TRILOGI
Laporan: Prof Dr Haryono Suyono

[Swadaya Mandiri]

Perjalanan desentralisasi di tanah air sudah berlangsung selama duapuluh tahun. Karena relatif baru, pengalaman desentralisasi dalam mengantar negara dan bangsa ini menolong rakyat itu belum banyak dibahas secara ilmiah. Tujuan kita mencapai kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata menurut sistem itu belum dibandingkan dengan pengalaman sebelumnya. Banyak kalangan melakukan debat politik untuk memperbaiki sistem yang berlaku, tetapi belum banyak kaum akademisi secara langsung menyoroti secara khusus phenomena baru yang berkembang selama duapuluh tahun ini dari sudut pengembangan sumber daya manusia, sistem dan para pelaksana pembangunan pada tingkat akar rumput. Lebih lanjut sangat diperlukan pembahasan secara detail masalah operasional yang menyangkut pengelolaan keuangan daerah dan dukungan yang kuat terhadap pemberdayaan keluarga pada tingkat akar rumput.

Oleh karena itu dalam rangkaian Dies Natalis yang ketiga Universitas Trilogi, yang jatuh pada tanggal 2 April mendatang, minggu depan, tepatnya tanggal 28 Maret 2016, di Kampus yang terletak di depan makam Pahlawan Kalibata itu, Perguruan Tinggi yang semula adalah Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI), menaruh perhatian yang sangat tinggi terhadap masalah desentralisasi tersebut. Perhatian yang tinggi itu dilandasi karena dibukanya Program Studi yang secara khusus membantu para pejabat daerah pada Perguruan Tinggi yang sedang menanjak itu guna mendapatkan tambahan ilmu dalam bidang managemen pemerintahan dan pemberdayaan keluarga dan masyarakat desa.

Selama dua hari, mulai hari Senin mendatang, Universitas Trilogi menggelar Seminar Nasional menyongsong Dua Dekade Desentralisasi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan NKRI dan Kesejahteraan Sosial 2016. Seminar yang menurut rencana akan dibuka oleh Ketua MPR, Bapak Dr (HC) Zulkifli Hassan, SE, MM, itu dirancang membawakan para pembicara yang ahli dalam bidangnya. Topik utama Kebijakan Desentralisasi dengan memilih Alternatif Peletakan Otonomi Daerah akan diantar oleh Gurubesar senior Prof. Dr. E. Koswara Kertapradja, MA dari Universitas Trilogi. Topik ini akan dibahas oleh para Dirjen, Bupati dan pakar lainnya, antara lain akah tampil Dr. Soni Sudarsono, Dirjen Otonomi Daerah Kemdagri, Prof. Dr. Tjahja Supriatna, Rektor IIP Abdi Negara Jakarta, Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, MPd, Bupati Gorontalo dan juga Rektor Universitas Muhammadiayah Gorontalo serta para utusan dari berbagai daerah di Indonesia.

Topik yang banyak dibicarakan di berbagai daerah, Kebijakan Publik dan Inovasi dalam upaya Peningkatan Pelayanan Publik akan dibawakan oleh presenter ulung, Dr. Rian Nugroho. Topik yang sangat dibutuhkan dalam memperlancar pelayanan publik yang makin tidak sabar itu akan dibahas oleh Dr. Ir. Vicky Lumentut, SH, MM, DEA, Ketua APEKSI, Prof. Dr. Muchlis Hamdi, Dosen dan Guru Besar IPDN, dan Dr Bima Arya Sugiarto, Walikota Bogor yang kita tahu memiliki kiat-kiat yang sangat menakjubkan dalam memberikan jawaban terhadap tuntutan publik yang makin cerdas.
Kedua topik utama itu akan dilanjutkan dengan presentasi tentang Pembangunan Daerah dan Desa serta Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) dalam Rangka Peningkatan Kesempatan Kerja dan Percepatan Penurunan Kemiskinan oleh Dr. Afriadai S. Hasibuan, MPA., MCom yang akan diikuti secara intensif dengan pembahasan yang mendalam oleh Mardani H. Maming, Ketua APKASI, Prof. Dr. Ahmad Erani Yustika, Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemendes, PDT dan Trans serta para peserta dari perwakilan daerah.

Topik-topik penting dan strategis itu akan diikuti dengan puluhan kertas kerja dari para ahli dan praktisi lapangan dalam rentetan pertemuan paralel di gedung Kampus yang sama. Dalam kesempatan itu para ahli telah menyampaikan kertas kerjanya dan akan disampaikan secara langsung dalam kesempatan yang terbuka dalam sesi paralel tersebut. Seminar akan memiliki kesempatan pula untuk mempergunakan pertemuan yang sangat penting itu mengadakan dialog dari para peserta dari kalangan perguruan tinggi serta praktisi lapangan. Kesempatan juga sangat terbuka untuk berhubungan dengan para Ketua LPPM yang selama ini melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Posdaya dan KKN tematik lainnya mengirim puluhan ribu mahasiswa ke desa-desa dalam membantu masyarakat dan keluarga desa menyelesaikan masalahnya secara mandiri. Kesempatan dialog dan menjalin kerjasama itu menjadi sangat penting karena dukungan pemerintah dengan program masuk desa yang makin gencar memerlukan inovasi dan kecepatan putusan yang cerdas, akurat dan akuntable.

Dengan hadirnya kalangan akademisi dan pemerintahan dalam Seminar yang sangat penting ini diharapkan akan segera terbangun kerjasama yang makin erat antara kalangan akademisi dengan kekuatan technopreneur yang luar biasa untuk memperkuat kebersamaan dalam lingkungan pedesaan yang gotong royong guna mendorong segera tercintanya kemakmuran yang makin adil dan merata serta mengantar kemandirian yang mampu mengolah kekayaan alam yang melimpah di semua wilayah tanah air yang kaya. (Prof. Dr. Haryono Suyono, Pembina Trilogi).

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
MEMBANGUN PERGURUAN TINGGI AKRAB MASYARAKAT
MENGUSUNG SEMANGAT PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
BERTEKAD BULAT KEMBANGKAN MASYARAKAT
MEMBANGUN DENGAN HATI
KARANGANYAR BANGKIT KEMBALI