Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Rabu, 29 Maret 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
MEMBENAHI FOKUS PEMBANGUNAN DI NTB
Laporan: Prof Dr Haryono Suyono

[Swadaya Mandiri]

Bulan lalu, dalam kunjungan kerja ke Universitas Gunung Rinjani di Selong, Lombok Timur, Ketua Yayasan Damandiri yang didampingi oleh Rektor UGR, Drs. H. Ayip Rosidi, SH, MM, serta jajaran penggerak pemberdayaan keluarga di kabupaten dan relawan lainnya, menyempatkan diri bersilaturahni dengan Gubernur NTB, Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi. Dalam kesempatan itu diberikan penghargaan kepada Gubernur dan jajarannya yang telah menyepakati dukungan positif bagi berlangsungnya gerakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Posdaya bagi banyak perguruan tinggi di NTB. Gerakan KKN tematik Posdaya itu bertekad untuk membentuk, mengarahkan dan mengisi berbagai program menjadi gerakan bersama masyarakat serta meningkatkan peran Posdaya dengan kegiatan yang sekarang diarahkan guna mendukung pembangunan global SDGs.
Dalam perbincangan yang berlangsung akrab, Gubernur NTB yang sangat peduli terhadap kondisi rakyat di provinsi itu, yang konon selama ini memiliki nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah di seluruh Indonesia, sepakat bersama-sama meluruskan dan memberikan dorongan untuk menaikkan nilai IPM. Kegiatan itu disepakati akan dilakukan pemerintah dan Gubernur memberikan restunya agar melalui KKN tematik Posdaya dapat diajak lebih banyak masyarakat di daerah pedesaan ikut mengambil bagian dalam pembangunan yang lebih besar. Gubernur sepakat bahwa pada awal bulan Januari 2016 dilakukan gebyar gerakan KKN tematik Posdaya di Kabupaten Lombok Timur dimana melalui kegiatan mahasiswa Universitas Gunung Rinjani berhasil dimulai pembentukan Posdaya di daerah pedesaan. Dewasa ini, Posdaya yang telah terbentuk ternyata bisa bekerja sejajar dan sangat membantu upaya pemerintah daerah dalam membangun keluarga prasejahtera di pedesaan.
Gerakan mahasiswa Universitas Gunung Rinjani tidak saja berhasil membentuk Posdaya, tetapi setiap Posdaya yang terbentuk mulai menunjukkan kegiatan yang dinamis, yang karena pendampingan dari para mahasiswa, beberapa kelompok Posdaya telah bergerak makin dinamis meningkatkan kesehatan warga sehingga jumlah penduduk yang sadar terhadap kesehatan lingkungan makin rajin mengolah lahan halamannya menjadi Kebun Bergizi. Keluarga desa yang memang biasa bertani itu tidak perlu harus di kejar kejar untuk menjadikan halaman rumahnya menjadi Kebun Bergizi. Mereka juga rajin mengubah sampah menjadi berkah dengan dilakukan pengolahan sederhana di desanya.
Yang lebih menarik ternyata keluarga desa bisa mengolah makanan biasa yang tadinya tidak dijajagan, atau tidak dijual belikan, menjadi komoditas yang laku jual. Pengakuan Bupati yang memberi kesempatan keluarga desa diberdayakan secara paripurna mendapat sambutan yang baik. Kepala Perwakilan BKKBN NTB yang peka terhadap kemajuan pemberdayaan keluarga cukup tanggap terhadap tekad Gubernur tersebut dan langsung memberikan kesempatan rombongan untuk memberikan pembinaan kepada para petugas lapangan yang sedang mengikuti pelatihan. Diharapkan dengan pengembangan pos-pos pemberdayaan keluarga di daerah pedesaan, kelangsungan para peserta KB bertambah tinggi dan tidak mengganggu peserta KB untuk bekerja melakukan pemberdayaan keluarga yang lebih berkelanjutan. Kepala Dinas Kesehatan juga sangat peka, bersedia berusaha agar penduduk di wilayahnya bisa bertambah sehat dan berumur panjang. Kedua syarat itu akan mengantar penduduk NTB siap mengikuti berbagai kegiatan pendidikan tanpa interupsi sehingga dapat menolong provinsi yang belum memasuki era bonus demografi itu makin meningkatkan kualitas penduduknya dan tetap tinggal berusaha di provinsi penuh harapan itu.
Prospek kegiatan berbagai pemerintah kabupaten dan dinas itu menjadi modal yang utama bagi Provinsi NTB yang sesungguhnya dapat melaksanakan upaya pemberdayaan keluarga secara lebih paripurna dan terpadu. Kekuatan pemerintah untuk mengarahkan dan memberikan dukungan fasilitasi pembangunan dapat dipadukan dengan upaya pemberdayaan yang dapat distimulir oleh kegiatan perguruan tinggi, peningkatan peran lembaga swasta dan perbankan, dalam program utama kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yang mendampingi keluarga desa membangun melalui kegiatan upaya terpadu dan pengembangan industri jasa dan produk komoditas laku jual dan menguntungkan yang dilakukan di pedesaan.
Atas dasar itu Gubernur dan Bupati Lombok Timur, Dr. H. Ali Bin Dahlan bersedia menggelar Gebyar Gerakan Pembangunan Berkelanjutan melalui Posdaya di seluruh Provinsi yang akan dimulai dari Kabupaten Lombok Timur. Dijanjikan bahwa para penggerak Posdaya yang sudah terbentuk menjadi panitia penggerak karena pengalaman pembangunan secara mandiri dapat dipamerkan dan disebarluaskan kepada masyarakat luas. Para kader yang tergabung dalam kegiatan SMK akan diajak bergabung dalam upaya besar-besaran menurunkan angka kemiskinan dan kelaparan di NTB. Insya Allah. (Prof. Dr. Haryono Suyono, Ketua Yayasan Damandiri).

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
IKIP PGRI MADIUN MENJADI PENGGERAK PEMBERDAYAAN
MENYAMBUT KELAHIRAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS
KONSISTEN MEMBANGUN BUDAYA GOTONG ROYONG
MENYEBAR SEMANGAT DAN BERANI MEMULAI
BERKURBAN KARENA ALLAH