Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 25 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Kondisi Pasar di Kab Bogor Buruk
[Hallo Bogor]

Kondisi Pasar di Kab Bogor Buruk

Bogor, Pelita
Sebanyak 23 dari 24 pasar tradisional di Kabupaten Bogor dalam kondisi buruk. Bukan hanya kondisi fisik yang terlihat kumuh dan becek, beberapa pasar tradisional juga bermasalah hingga harus berurusan dengan proses hukum. Namun, PD Pasar Togaha akan menempuh berbagai cara untuk membenahi pasar di Kabupaten Bogor.
Kami mengelola 24 pasar tradisional di Kabupaten Bogor. Hanya Pasar Jasinga saja yang baik, lainnya masih dalam kondisi yang perlu pembenahan, kata Direktur Utama PD Pasar Tohaga Cahya Vidiadi dalam ekspos perkembangan pasar tradisional di kantornya, Selasa (27/7), kemain.
Bahkan, lanjut dia, Pasar Parung dan Pasar Ciawi saat ini harus masuk ke jalur hukum Cahya juga mengatakan saat ini pihaknya baru menerima lima sertifikat tanah, sedangkan yang lainnya masih bermasalah ataupun dipegang pihak ketiga. Saat ini kami mulai melakukan penelusuran sertifikat yang sebagian besar masih dipegang pihak ketiga, ujarnya.
Lebih lanjut Cahya mengatakan pihaknya tengah fokus untuk membangun Pasar Parung yang pembangunannya terkatung-katung selama tujuh tahun. Ia mengaku telah melakukan pendekatan dengan para investor untuk melanjutkan pembangunan pasar tradisional yang nantinya terdapat 1.495 kios tersebut. Kami sudah melakukan pemagaran di Pasar Parung. Nantinya, akan tiga investor yang akan membangunnya, kata Cahya.
Dikatakan dia, dua investor yang bersedia melanjutkan pembangunan Pasar Parung diantaranya PT Wika dan PT Pembangunan Perumahan (PP). Selebihnya, PD Pasar Tohaga akan meminjam ke pihak bank. Karena tak ada uang, kami harus meminjam dengan jaminan dua sertifikat yang saat ini masih dipegang YKPP. Kalau tidak, kami akan jaminkan proyek, tandasnya. (ugi)


 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Terkait Pemasangan Portal di Kecamatan Rumpin
LSM Harus Dilibatkan dalam Penyusunan Kebijakan Publik
Puluhan Kepsek SMU Dipanggil Dewan
Kejuaraan Voli Bupati Cup
Limpahkan Berkas Perselisihan GKI