Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 21 Januari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Ketua DPR Bantu Yusril Data Hadapi Sidang Yudicial Review di MK
[Politik dan Keamanan]

Ketua DPR Bantu Yusril Data Hadapi Sidang Yudicial Review di MK

Jakarta, Pelita

Ketua DPR Marzuki Alie berharap Komisi III DPR dapat memberikan data yang diperlukan mantan Menkumham Yusril Ihza Mahendra untuk menghadapi sidang Yudicial Review di Mahkamah Konstitusi (MK) tentang keabsahaan posisi Jaksa Agung.
Demikian diungkapkan Marzuki Alie Di Gedung DPR senayan Jakarta, Selasa (27/7) usai menerima kedatangan Yusril Ihza Mahendra meminta masukan dan dokumen terkait upaya mengajukkan uji materi UU Kejaksaan.
Saya siap membantu data pendukung yang diperlukan Yusril Ihza Mahendra dalam persidangan Judicial Review status Jaksa Agung di MK. Saya berharap segera ada kejelasan status Jaksa Agung dan persoalan ini cepat selesai,harap Marzuki.
Dikatakan dia, sebagai wakil rakyat, tidak salah jika Ketua DPR memberikan bantuan kepada siapapun, selama yang diperlukan itu adalah dokumen publik. Tidak hanya itu DPR juga akan mengirinkan anggota Komisi III DPR untuk memantau persidangan itu.
Yusril sendiri mengatakan data-data itu dia butuhkan karena dia tidak terima dirinya dijadikan tersangka dalam kasus sisminbakum. Saya lebih fokus di MK, lebih menyangkut dokumen-dokumen untuk memperkuat argumen dan bukti-bukti di MK nanti, kata dia.
Upaya perkeruh
Sementara Hary Tanoesoedibjo usai rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR yang dipimpin ketuanya Benny K Harman mengatakan, ada upaya memperkeruh suasana melalui isu kebocoran informasi mengenai cekal terhadap kakaknya, Hartono Tanoesoedibjo.
Dia juga mengklarifikasi pertemuannya dengan Jampidsus M Amari dan Jamwas Marwan Effendi. Ia merasa perlu meluruskan pemberitaan yang simpang siur dan secara sistematis menyesatkan itu. Jadi saya bukan dipanggil untuk diperiksa tapi diundang untuk melakukan klarifikasi atas pertemuan saya dengan Jampidsus, kata Hary Tanoesoedibjo.
Dia katanya, sebagai saudara Hartono Tanoesoedibjo tidak keberatan menjamin apabila terdapat putusan ganti rugi yang berkekuatan hukum tetap atas kakanya, Hartono.
Namun, dia berkeyakinan Sisminbakum sebenarnya bukan kasus korupsi. Tidak ada keuangan negara yang dirugikan. Ini murni pekerjaan BOT 10 tahun dengan menggunakan uang swasta 100 persen.
Dia juga menyatakan itu bukan pungli karena adanya pembayaran resmi PPN atas akses fee sejak awal. Sedangkan porsi PNBP-nya juga telah dibayarkan oleh notaris langsung ke kas negara.
Saya ingin sampaikan tidak benar kakak saya pergi ke Taiwan. Bulan Juni keluarganya ke Sydney menjenguk anaknya yang sedang libur sekolak di sana. Kemudian mampir ke Singapura untuk berobat. Sepulang dari sana langsung ke kejaksaan, ujar dia.
Jadi Lanjut Hary Tanoe, berlibur dan berobat itu kemudian dikembangkan dan dibesar-besarkan secara tidak wajar. Itu hanya orang yang ingin memperkeruh suasana, tegasnya. (kh)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Laporan Keuangan DPR Mendapat Predikat WTP dari BPK
Kendaraan Hilang, Pengelola Parkir Harus Ganti
Dua Janda Pahlawan Divonis Bebas
KPK Membangun Pusat Pelaporan Gratifikasi
PDIP, Golkar dan Hanura Tolak Usul Kasus Century Ditutup