Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 19 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Konflik Internal Fraksi PDIP Ancam Hambat Kinerja DPRD DKI
[Metropolitan]

Konflik Internal Fraksi PDIP Ancam Hambat Kinerja DPRD DKI

Jakarta, Pelita
Konflik internal Fraksi PDIP bisa menghambat kinerja DPRD DKI Jakarta. Padahal saat ini tengah berbagai persoalan termasuk kebijakan yang menyangkut publik yang harus segera diselesaikan dewan.
Hal itu dikatakan pengamat kebijakan publik Amir Hamzah kepada Harian Pelita, Selasa (27/7). Amir Hamzah menuturkan, ada beberapa perkembangan berbagai persoalan yang harus segera disikapi. Misalnya terkait persoalan gratifikasi yang kini ditangani KPK.
Adanya sinyalemen gratifikasi sejumlah anggota dewan yang kini ditangani KPK itu akan memberikan dugaan adanya isu suap di kalangan anggota dewan, kata Amir.
Menurut Amir, dampaknya makin tajamnya konflik internal di Fraksi PDIP DPRD DKI. Indikasinya, kata Amir, mundur Boy Bernad Sadikin (Putra Mantan Gubernur Ali Sadikin) yang mundur dari jabatan Wakil Ketua DPD PDIP DKI Jakarta.
Tentu, adanya perpecahan ini akan menganggu kinerja dewan secara keseluruhan sebab akan muncul tuntutan pergantian di kalangan dewan. Informasi yang saya dengar masalah ini sudah sampai di DPP PDIP, kata Amir.
Menurut Amir, informasi yang diterimannya Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Sayogo Hendro Subroto diberikan waktu selama tiga bulan untuk membenahi intern partainya.
Amir mengingatkan, sekalipun konflik itu terjadi pada internal partai, Ketua DPRD DKI Jakarta Ferial Sofyan harus waspada terkait persoalan ini.
Sebab jika ingin membangun pemerintah yang bersih harus juga dilakukan di DPRD, bukan hanya di eksekutif saja, ujarnya.
Menurut Amir, terciptanya DPRD yang bersih ada beberapa indikator, yakni para pimpinan dewan harus kompak. Pimpinan harus mengkordinasikan fraksinya, mampu mengkordinasikan komisi-komisi yang ada dan alat kepengkapan dewan harus memiliki kapasitas dan kompetensi yang seimbang dengan mitra kerjanya, yakni eksekutif.
Yang tak kalang penting, anggota dewan itu harus merasa dan menyadari bahwa dirinya itu wakil rakyat. Sehingga jangan sampai menyakiti hati rakyat, ujarnya.
Ia mencontohkan, adanya isu dana vocer senilai Rp 1,5 miliar yang dipakai untuk mendukung kegiatan anggota dewan. Tapi kita tidak tahu kegiatannya apa, ujarnya. (kim)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Kantin Kejujuran Tidak Hanya di Sekolah
Ganti Rugi Lahan BKT Jakut Segera Dibayar
Polda Metro Dukung Pembatasan Sepeda Motor
Asrama Polisi Terbakar 1 Tewas, 30 Rumah Ludes
Orangtua Murid Dipukul Guru Lapor Polisi dan Komnas HAM