Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Selasa, 28 Maret 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Tiket KA Lebaran Bisa Dipesan di ATM
[Ekonomi dan Keuangan]

Tiket KA Lebaran Bisa Dipesan di ATM

Jakarta, Pelita
Tiket kereta api (KA) untuk perjalanan Lebaran atau Idul Fitri 1431 Hijriah sudah bisa dipesan, termasuk melalui anjungan tunai mandiri (ATM).
Kepala Humas PT KA Daerah Operasional I Mateta Rizalulhaq, di Jakarta, Selasa (27/7), mengatakan, pemesanan bisa dilakukan di mana saja, lewat ATM, kantor pos, dan lainnya. Tujuannya untuk menghindari praktik percaloan.
Ia menjelaskan, tiket KA bisnis dan eksekutif untuk perjalanan mudik Lebaran H-7 hingga H-1 sudah bisa dipesan mulai Selasa (27/7).
Karenanya, masyarakat yang berencana mudik mendekati hari Lebaran diminta untuk segera memesannya. Hal ini agar perjalanan mudik tidak terganggu.
Ia menambahkan, tahun 2010 PT KAI telah melakukan berbagai perbaikan pelayanan pemesanan tiket Lebaran. Tujuannya untuk meminimalisasi pergerakan calo.
Jadi, masyarakat tidak perlu datang ke stasiun keberangkatan saat akan memesan tiket, ujarnya. Pemesanan bisa dilakukan di mana saja, seperti di kantor pos, ATM Mandir, Bank BII dan Bank BRI.
Mengenai upaya untuk menekan pergerakan calo, kata Mateta, pemesanan tidak lagi bisa dilakukan seenaknya sendiri, sehingga ditetapkan satu orang pemesan hanya bisa membeli sebanyak-banyaknya empat lembar karcis.
Cara ini sebetulnya sudah dilakukan sejak 2009 lalu, katanya. Langkah mudah ini tidak banyak diketahui masyarakat karena tidak tersosialisasikan dengan baik.
Terbukti dengan diterapkannya sistem pemesanan tiket jarak jauh ini, pergerakan calo berhasil dibatasi. Tahun lalu pihaknya bisa menangkap empat orang calo.
Ia juga mengatakan, harga tiket Lebaran untuk KA bisnis dan eksektif naik. Hanya kenaikannya tidak tinggi sehingga masyarakat tak perlu khawatir.
Kenaikan harga tiket dilakukan setelah mempertimbangkan laju inflasi dan kondisi perekonomian saat ini.
Jumlah KA yang dipersiapkan untuk menyambut mudik Lebaran sebanyak 188 kereta, terdiri atas kelas ekonomi 82 kereta, bisnis 21 kereta dan eksekutif 29 kereta.
Seluruh kereta itu akan melayani perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota, Gambir, Tanah Abang, Senen, dan Jatinegara. (ant/iz)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Bank DKI Undi Mobil dan 25 Motor untuk Nasabah
Presiden: 19 Juta Rumah Tangga Belum Nikmati Listrik
Menkeu: 2010, Rasio Utang Turun
Pemerintah Rombak Manajemen Tiga BUMN Transportasi
PT Jamsostek Siap Beli Jika Inalum Terbitkan Obligasi