Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Jum'at, 24 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Situation Room
[Pelita Hati]

Situation Room

KITA perlu bersyukur karena di istana kepresidenan sekarang sudah ada Situation Room. Ruang itu adalah sebuah ruang yang dilengkapi dengan sarana Information Technology yang canggih. Di ruang itulah Presiden bisa rapat dengan para menterinya sambil memperhatikan dan tentunya menganalisa data yang ditampilkan oleh komputer di sebuah layar besar. Konon ruang yang menghabiskan dana Rp8 miliar tersebut mirip dengan di tempat kerja Presiden AS. Jangankan Presiden, semua CEO perusahaan besar biasanya memiliki pula ruang semacam itu agar mereka lebih mudah mengetahui situasi yang dihadapi oleh perusahaannya dan dengan demikian bisa membuat keputusan yang tepat dan cepat. Ruang seperti itu bukan hal aneh karena perusahaan di zaman dulupun sudah menggunakan ruang seperti itu. Hanya peralatannya saja yang berbeda, dulu masih belum ada komputer dan In Focus sehingga tampilan hanya menggunakan paku payung berwarna untuk menandai tempat atau hal-hal lain yang dianggap penting. Militer sudah tentu juga memilikinya dan sering disebut Operation Room. Di situ panglima dan para komandannya mendiskusikan situasi yang dihadapi lalu membuat keputusan bagaimana situasi itu harus diatasi.
Namun ruang canggih itu sangat tergantung manfaatnya kepada dua hal. Pertama, dari pasokan data yang akan ditampilkan. Percuma saja memiliki Situation Room apabila data yang ada tidak mutakhir dan tidak disusun secara sistematik untuk memudahkan analisis. Ini berarti bahwa dukungan SDM di balik layar sangat menentukan. Kedua, cek terhadap kelaikan peralatan harus terus menerus dilakukan agar kinerja peralatan tidak terganggu dan tidak ketinggalan zaman. Peralatan yang sudah timan (ketinggalan zaman) harus segera di-up date. Sudah tentu hal ini membutuhkan biaya yang bisa sedikit tapi bisa juga banyak tergantung harga peralatan barunya. Ketiga, dan hal ini paling penting, adalah penggunanya. Ruang canggih itu akan mubazir apabila penggunanya hanya menggunakan peralatan di situ untuk permainan belaka seperti orang masuk ke tempat games. Lebih celaka lagi jika penggunanya hanya menggunakan ruang itu untuk rapat, pencet-pencet tombol tetapi tidak membuat keputusan apapun yang bermanfaat bagi rakyat. Karena itu diharapkan dengan beroperasinya Situation Room tersebut akan segera lahir keputusan yang cepat dan tepat agar kondisi bangsa dan negara menjadi lebih baik. Marilah kita bersama-sama berdoa untuk itu, amin.(Amir Santoso, Gurubesar FISIP UI; Rektor Universitas Jayabaya, Jakarta)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Pintu 3: Kesungguhan (Azam)
Pemerintahan yang Tidak Berjalan Baik
Beda Pengajaran dan Pendidikan Agama
Mendengarkan Suara Rakyat
Sepakbola, Barang yang Mahal?