Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 19 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Banjir Besar di China 52 Tewas dan 20 Hilang
[Luar Negeri]

Banjir Besar di China 52 Tewas dan 20 Hilang

Zhengzhou, China, Pelita
Sedikitnya 52 orang tewas dan 20 orang lagi hilang akibat hujan deras yang berujung banjir besar di provinsi Henan, China tengah, kata seorang jurubicara pusat pemantau banjir provinsi Henan, Senin (26/7).

Hujan lebat mengguyur kawasan-kawasan pegunungan di bagian barat dan selatan provinsi tersebut dari tanggal 23 hingga 25 Juli, menyebabkan kerusakan hebat di tiga kota -- Luoyang, Nanyang and Sanmenxia.

Di antara korban tewas, 37 orang dari Kota Luoyang, sebuah ibukota China kuno, tempat Warisan Dunia Longmen Grottoes. Curah hujan tinggi itu berdampak pada 18,3 juta orang di kawasan sepanjang Sungai Yangtze.

Jumlah korban tewas yang dikeluarkan Dinas Penanggulangan Banjir itu termasuk di antaranya adalah korban akibat sambaran petir.

Terjangan banjir juga merusak 39.000 rumah, 755.000 orang dievakuasi, 974.000 hektar sawah siap panen hancur, dan kerugian harta benda mencapai 10,6 miliar yen (1,57 miliar dolar AS), katanya.

Menurut Dinas Penanggulangan Banjir, pada akhir pekan, volume air di beberapa danau dan bendungan di lembah Sungai Yangtzi mulai beranjak naik lagi.

Level air di Danau Poyang, provinsi Jiangxi masih satu sentimeter di di bawah level bahaya, sedangkan Danau Dongting, provinsi Hunan, tercatat 1,01 meter di bawah level bahaya, katanya.

Wakil Direktur Dinas Penanggulangan Banjir, Chen Lei, mengatakan pihak berwenang setempat terus memantau situasi air di danau-danau tersebut, termasuk juga fasilitas-fasilitas instalasi listrik tenaga air untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.(xin/ant/rid)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Velezuela Bekukan Hubungan Diplomatik dengan Kolumbia
Kemenangan Menakjubkan bagi Kosovo
Menggauli Perempuan Yahudi, Warga Palestina Dihukum
Tertinggi Selama 30 Tahun Gelombang Panas Landa Moskow
AS Siapkan Sanksi Terbaru untuk Korut