Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 19 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Walikota Jaktim Saksikan Pembayaran Perdana BKT
[Metropolitan]

Walikota Jaktim Saksikan Pembayaran Perdana BKT

Jakarta, Pelita
Sebanyak 17 bidang tanah warga yang terkena proyek Banjir Kanal Timur (KBT) di tuntaskan pembayaran ganti ruginya oleh Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jakarta Timur, Jumat (23/7). Pembayaran ganti rugi perdana untuk tahun 2010 ini, disaksikan langsung Walikota Jakarta Timur Drs. H. Murdhani, MH, di Ruang Serba Guna Kantor Walikota Jakarta Timur.
Walikota pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah ikhlas merelakan tanahnya digunakan proyek BKT. Menurut Walikota, hal tersebut menurutnya sama dengan beramal untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.
Bagi mereka yang ikhlas melepaskan tanahnya yang terkena proyek BKT, selain mendapatkan ganti rugi sesuai NJOP, juga menjadi amal ibadah yang akan dibawa sampai mati, ujar Walikota yang didampingi Ketua P2T Jakarta Timur Drs. H. Arifin Ibrahim, MM.
Walikota mengatakan, untuk pembayaran perdana tahun 2010 ini dari 17 bidang tanah yang dibayarkan ganti ruginya, sebanyak 7 bidang berada di Kelurahan Pondok Kelapa dan 10 bidang lagi berada di Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit. Pembayaran ganti rugi ini untuk lahan trase kering BKT dan ditargetkan seluruhnya akan tuntas pada akhir tahun 2010, ujarnya.
Murdhani juga meminta kepada Tim P2T Jakarta Timur agar bekerja hati-hati dalam pembayaran ganti rugi lahan BKT. Dirinya mengharapkan, berkas-berkas kepemilikan tanah warga benar-benar diteliti, agar tidak terjadi kesalahan sat dilakukan pembayaran.
Teliti yang benar sebelum melakukan pembayaran, jangan sampai menjadi masalah dikemudian hari, katanya.
Pada kesempatan yang sama Ketua P2T Jakarta Timur Drs. H. Arifin Ibrahim, MM, menjelaskan 17 bidang lahan yang dibayar ganti ruginya tersebut luas keseluruhannya mencapai kurang lebih 5.300 m2 dengan total besar ganti rugi Rp 5,2 milyar. Adapun besar Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) tanah milik warga yang dibayarkan ganti ruginya, bervariasi antara Rp 1.722.000-Rp 1.862.000 untuk setiap m2.
Untuk memperlancar proses pembayaran ganti rugi, pembayaran dibagi per kelurahan, yaitu pada pukul 09.00 WIB untuk warga Kelurahan Pondok Kelapa dan siang harinya mulai pukul 14.00 WIB untuk warga Kelurahan Pondok Bambu, ujar Arifin.
Arifin menambahkan, pihaknya sendiri sejauh ini telah melakukan verifikasi atau pengukuran terhadap 789 bidang tanah warga di Jakarta Timur yang terkena trase kering BKT. Dari jumlah tersebut, sebanyak 441 bidang tanah di enam kelurahan telah dibuatkan peta bidang dan diumumkan kepada warga.
Peta-peta bidang yang telah diumumkan tersebut yaitu, di Kelurahan Cipinang Muara (92 bidang), Pondok Bambu (115 bidang), Duren Sawit (120 bidang), Malaka Sari (50 bidang), Mala Jaya (44 bidang) dan Pondok Kelapa (20 bidang).
Untuk 348 bidang tanah lagi masih dilakukan verifikasi yaitu di Kelurahan Ujung Menteng, Pulo Gebang, Cakung Timur dan Pondok Kopi, katanya.
Arifin mengungkapkan, total Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta yang dialokasikan untuk pembayaran ganti rugi lahan BKT tahun 2010 sebesar Rp 371 milyar. Diharapkan akhir tahun ini seluruh pembayaran ganti rugi lahan BKT dapat tuntas, ujarnya. (ck-214)

Caption : Walikota Jaktim, Drs, H. Murdhani, MH didampingi Ketua P2T yang juga Sekko Jaktim, Drs. H. Arifin Ibrahim, MM sedang berdialog dengan warga penerima ganti rugi BKT di Ruang Serba Guna, Kantor Walikota Jaktim, Jumat (23/7)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Gubernur Fauzi Bowo Juri Kehormatan Art Award 2010
Gelandangan dan Pengemis Serbu Jakarta
150 Pengurus Dzikir Al-Fauz Dilantik
Warga Minta Pembayaran Tanah Proyek JORR Dituntaskan
40 Warung dan Kafe di Jakut Ditertibkan