Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 30 Maret 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Tertinggi Selama 30 Tahun Gelombang Panas Landa Moskow
[Luar Negeri]

Tertinggi Selama 30 Tahun Gelombang Panas Landa Moskow

Moskow, Pelita
Hari terpanas dalam 30 tahun melanda Moskow, Kamis (22/7), kata seorang pakar cuaca, sementara gelombang panas yang merusak tanaman Rusia di satu daerah seluas Portugal yang menunjukkan tidak ada tanda mereda.
Temperatur di ibukota Rusia itu mencapai 35 derajat Celsius untuk pertama kali sejak tahun 1981, kata pusat prakiraan cuaca Fobos, yang menyediakan data cuaca untuk kelompok media penting negara itu.
Kelompok-kelompok lingkungan yang termasuk Greenpeace mengatakan gelombang panas di Rusia itu adalah bukti pemanasan global, tetapi para pakar cuaca di pusat cuaca nasional mengatakan terlalu cepat untuk menarik hubungan langsung itu.
Temperatur di Moskow paling tinggi 36,6 derajat Celsius terjadi tahun 1936, dan bisa melebih itu pada Sabtu, kata stasiun televisi Rossiya-24. Televisi itu memberitakan temperatur bisa mencapai 40 derajat Celsius pada akhir pekan ini.
Ibukota Moskow, yang terbiasa dengan temperatur minus 35 derajat Celsius, berusaha mengatasi cuaca panas itu, dengan sebagian besar pedagang elektronik menjual barang-barang kipas angin dan alat pendingin.
Wanita dalam pakaian bikini dan pria yang memakai celana pendek berkeliaran di halaman rumput dekat Kremlin, sementara para remaja menyerbu air-air mancur dekat lokasi itu.
Pengadilan Moskow, Kamis memeritahkan pengurangan jam kerja selama satu jam untuk memungkinkan stafnya menghindari cuaca panas, kata media pemerintah.
Rusia mengalami temperatur yang rata-rata lebih tinggi sejak Juni dengan bagian-bagian tengah dari Rusia Eropa, wilayah Volga, Ural selatan dan Siberia terkena dampak itu.
Grain Union Rusia, satu lobi industri, mengatakan kekeringan itu adalah terburuk di Rusia dalam 130 tahun itu telah merusak ladang padi 9 juta hektar --di satu daerah seluas Portugal dan sekitar seperlima dari seluruh daerah tanaman itu bagi panen tahun ini.
Musim kering itu memaksa Rusia, Ukraina, dan Kazakhstan mengurangi target produksi padi mereka, kata para pejabat.(ant/rtr/be)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
AS Siapkan Sanksi Terbaru untuk Korut
700 Tewas, 347 Hilang Akibat Banjir di China
2014 Semua Pasukan NATO Ditarik
Spanyol Cendurung Melarang, Inggris Membebaskan
Turki, Antara Wajah Barat dan Timur