Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 21 Januari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Provinsi Banten dan Kabupaten Agar Koordinasi
[Nusantara]

Kerusakan Jalur Rangkasbitung-Cikande
Provinsi Banten dan Kabupaten Agar Koordinasi

Lebak, Pelita
Kerusakan ruas jalan Rangkasbitung-Cikande yang sudah lama terjadi, mendapat sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten Daerah Pemilihan Lebak. Mereka meminta kepada Pemerintah Provinsi Banten, Pemkab Lebak, dan Pemkab Serang bekerjasama menyelesaikan persoalan tersebut.
Salah seorang anggota DPRD Banten dari Fraksi Keadilan Sejahtera Sanuji Pentamarta asal Lebak mengatakan, semestinya ketiga pemerintahan tersebut bekerjasama membangun ruas jalan yang menghubungkan Lebak dengan Serang. Sehingga, kerusakan jalan pada jalur tersebut dapat dieliminasi.
Selama ini provinsi dan dua pemerintah kabupaten terkesan saling menyalahkan dalam menyikapi kerusakan jalan Rangkasbitung-Cikande itu. Kemarahan para sopir angkutan dan masyarakat yang sempat menutup total jalur beberapa waktu lalu dapat dipahami. Lantaran, jalan yang semestinya dapat mereka gunakan dengan nyaman kondisinya cukup memperihatinkan.
\"Saya naik bus dari Rangkasbitung ke Cikande membutuhkan waktu 1,5 jam. Padahal jarak antara keduanya sekira 25 kilometer. Hal itu akibat kerusakan jalan yang cukup parah di jalan provinsi tersebut,\" kata Sanuji melalui pesan singkatnya, Rabu (21/7).
Sanuji mengungkapkan program betonisasi yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah, nyaris tidak berbekas. Padahal, kekuatan jalan tersebut pada awalnya diprediksi kuat hingga lima tahun ke depan. Kenyataannya, dalam hitungan bulan kondisi jalan hancur dan menghambat arus transportasi dari Rangkasbitung ke Cikande dan sebaliknya.
\"Saya dan masyarakat pada umumnya, tentu menyayangkan kondisi tersebut. Apalagi Pemprov Banten, Pemkab Lebak, dan Pemkab Serang terkesan saling menyalahkan dalam menyikapi kerusakan jalan Cikande-Rangkasbitung,\" timpalnya lagi.
Sementara menurut salah seorang warga Maja Heirs Heryana, yang biasa memanfaatkan jalur tersebut mengatakan, prihatin dengan kondisi jalan yang rusak berat. Dia meminta kepada Pemprov Banten segera memperbaiki jalan sepanjang 25 kilometer itu. Jangan sampai masyarakat kembali turun ke jalan karena tidak kunjung ada perbakan jalan.
Selain itu pihak Pemprov, Pemkab Serang maupun Pemkab Lebak juga agar mampu membatasi pemberian izin terkait galian C di dua wilayah itu yang ditenggarai penyebab hancurnya jalur Cikande-Rangkasbitung sepanjang 15 Km. (ck-202/1)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Harga TBS Petani Turun Rp43,40/kg Indek K Naik
Tender di Kemendagri Sangat Buruk
Zaman Gini, Rekayasa Tender Masih Marak?
Trik dan Modus Pengaturan Lelang
Angkutan Sungai di Barut Alami Kelangkaan BBM