Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Rabu, 18 Januari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
MEMBANGUN KEMBALI GERAKAN KB DI INDONESIA
Laporan: Prof Dr Haryono Suyono

[Swadaya Mandiri]

Awal minggu ini Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang ke 17 diperingati di Palu, Sulawesi Tengah. Dalam acara akbar yang dipadukan dengan peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat yang ke 7 itu hadir Wakil Presiden RI, Prof. Dr. Boediono dengan Ibu serta tiga orang Menteri yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Hadir pula Ketua Umum DNIKS Prof. Dr. Haryono Suyono yang sehari sebelumnya memberikan paparan dihadapan Peserta Seminar Nasional tentang Pembangunan berbasis Keluarga dan Kearifan Lokal.
Hari Keluarga Nasional yang dicanangkan pertama kali pada tahun 1993, satu tahun setelah disyahkannya UU no 10 tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera itu selalu diperingati setiap tahun untuk mengenang kembalinya keluarga Indonesia yang semua berjuang di kampung dan gunung-gunung pada tahun 1945 1949 yang kembali kepada keluarganya masing-masing. Para pejuang itu kembali kepada keluarganya dan membangun keluarga yang ditinggalkan untuk berjuang mengusir penjajah.
Semangat patriotisme itu dikumandangkan oleh Wakil Presiden yang secara jujur mengakui bahwa keadaan pertumbuhan penduduk dewasa ini nampak makin mengkawatirkan karena ternyata dari hasil sementara sensus Penduduk 2010 penduduk kita, menurut Wakil Presiden RI, ada sekitar 4 sampai 5 juta lebih besar dari perkiraan semula. Wakil Presiden mengingatkan bahwa kita di masa lalu telah berhasil dengan program KB yang gegap gempita sehingga banyak sekali wakil-wakil dari negara-negara lainnya berkunjung ke Indonesia dan belajar kepada rakyat di pedesaan bagaimana mensukseskan program yang sangat penting itu,
Wakil Presiden, dalam peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat yang dipadukan dengan Harganas itu mengajak para pejabat pemerintah untuk menggalang kerjasama gotong royong dengan masyarakat luas bahu membahu mengembalikan sukses yang pernah di raih di masa lalu. Wapres juga menghimbau bahwa kalau kita tidak bisa mengendalikan pertumbuhan penduduk di kawatirkan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai bisa tidak ada manfaatnya untuk meningkatkan jumlah keluarga yang bahagia dan sejahtera.
Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak segara mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum DNIKS yang kemudian menyepakati untuk mengembangkan kerjasama menampung partisipasi masyarakat yang lebih tinggi dalam mensukseskan program KB serta utamanya program-program yang berhubungan dengan penyelesaian target-target MDGs, utamanya pengentasan kemiskinan, pendidikan, wirausaha dan kesetaraan gender serta bagaimana membawa upaya pekerjaan sosial dan pembangunan bidang sosial menjadi kegiatan berbasis keluarga dan masyarakat.
Kepala BKKBN Dr dr Sugiri Syarief MPA yang ikut hadir dalam upaya tindak lanjut ini sepakat untuk mengadakan persiapan tehnis selama bulan Ramadhan sehingga bersama Dirjen PMD bisa langsung beroperasi secara serentak pada tingkat daerah di pedesaan dan perkotaan. Gubernur, Bupati dan Walikota yang hadir dalam jumlah besar pada pertemuan akbar tersebut, yang sebagian besar memperoleh penghargaan karena sukses dalam upaya KB yang gemilang, merasa terpanggil dan akan segera bergerak serentak mengembangkan pembangunan berbasis penduduk yang lebih marak. Selamat Hari Keluarga Nasional dan semoga memberi semangat untuk menuntaskan gerakan penyelesaian MDGs secara sungguh-sungguh. (Prof. Dr. Haryono Suyono, Ketua Umum DNIKS).

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
GEBRAKAN KOPERASI DALAM SAFARI GEMPITA MUTIARA BANGSA
ANAK BANGSA ADALAH PEMIMPIN MASA DEPAN
MERAJUT BUDAYA NASIONAL DARI BUDAYA LOKAL
SAFARI GEMPITA MUTIARA BANGSA DI GORONTALO
MEMBANGUN KEBANGGAAN ANAK-ANAK TUNA GRAHITA