Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 25 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Jamaah Haji Garut Tanya Uang Pengganti Paspor
[Nusantara]

Jamaah Haji Garut Tanya Uang Pengganti Paspor

Garut, Pelita
Jamaah haji 1430 H/2009 asal Kabupaten Garut mengeluh terkait belum turunnya dana penggantian paspor dari pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kementerian Agama (Kemenag).
Saat itu tiap jamaah haji lebih dahulu mengeluarkan dana Rp270.000 untuk pembuatan paspor, dan dijanjikan dana akan diganti, karena pembayaran paspor menjadi tanggungan Kemenag.
Salah seorang jamaah haji asal Kecamatan Garut Kota H Hendi menuturkan, hingga kini dirinya belum mendapatkan uang pengganti sebesar Rp270.000 tersebut. Dan dirinya merasa dipermainkan saat menanya kejelasan uang penggantian ke berbagai pihak terkait.
Saya sudah mempertanyakan ke Depag Kabupaten Garut, lalu ke KPN dan kantor keimigrasian di Tasikmalaya. Tapi semuanya tidak bisa memberi jawaban yang jelas. Memang, beberapa diantara para jamaah haji yang saya ketahui, ada yang mengikhlaskan. Tapi, aturannya kan jelas, uang yang telah dibayarkan para jamaah haji diganti pemerintah, katanya kepada Pelita kemarin.
Hendi berharap pemerintah pun sebaiknya segera memberikan kejelasan terhadap para jamaah haji tahun 2009 tentang kapan pelaksanaan pengucuran biaya pengganti tersebut dilaksanakan.
Dipaparkan Hendi, jumlah jamaah haji di seluruh Kabupaten Garut yang membayar uang penggantian tersebut 1.633 jamaah. Para jamaah haji tersebut lanjut dia, hingga kini belum ada yang mendapatkan uang pengganti satu orang pun.
Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Urusan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, HI Somantri ketika ditemui Pelita membenarkan, uang pengganti paspor para jamaah tersebut memang belum diganti pemerintah. Ditegaskan Somantri, pihaknya tidak berwenang dalam hal mengelola uang penggantian paspor para jamaah haji tahun 2009 ini.
Memang benar. Sampai sekarang para jamaah haji belum mendapatkan kepastian soal uang penggantian paspor mereka. Malah saya juga sering mendapatkan keluhan yang sama dari para jamaah haji yang lain. Tapi masalahnya, kami juga tidak tahu kapan akan diganti. Yang kami tahu, kami dan pihak keimigrasian hanya bertugas menyetorkan uang tersebut ke pihak Kementerian Agama di pusat. Sebab ini keputusan pusat, paparnya.
Somantri menjelaskan, perihal pengembalian uang para jamaah haji ini selanjutnya menjadi kewenangan pusat. Sebab tambah dia, pihaknya baru akan melaksanakan mekanisme pengembalian bila sudah ada keputusan dari pihak Kementerian Agama.
Somantri menilai, permasalahan keterlambatan biaya pengganti paspor ini terjadi karena paspor para jamaah haji saat itu tercampur dengan paspor umum. Sehingga ucap dia, hal ini menyulitkan petugas saat akan memberikan label mana paspor umum yang tidak akan mendapatkan pengganti dan mana paspor jamaah haji yang tentu akan mendapatkan uang pengganti.
Terkait masalah biaya pengubahan paspor yang dikeluarkan oleh jamaah haji tahun 2010, Somantri memastikan tahun ini sudah mendapatkan biaya pengganti. Adapun jumlah jamaah haji Garut yang terdaftar di Departemen Agama Kabupaten Garut tahun 2010 adalah 1.633 jemaah.
Jumlah kuota di Kabupaten Garut pada tahun 2010 ini sama dengan pada tahun 2009 lalu, yakni 1.633 orang. Biaya yang mereka keluarkan juga sama, yakni sebesar Rp270.000 per orang. Tapi, perihal penggantian uang bagi mereka alhamdulillah lancar. Sebab, para petugas dari kita mengawal para jamaah saat menyetorkan uang pengubahan paspor. Setelah itu mereka langsung mendapatkan uang pengganti. Jadi, persoalan pembayaran biaya pengganti paspor terjadi pada jamaah haji tahun 2009, katanya. (ck-209/2)











 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penyakit
Sukses Mengembangkan Usaha Kopi Luwak ke Pasar Internasional
Kantor KPU Depok Didemo
DPRD Aceh Utara Temukan Banyak Proyek Bermasalah
Wani dan Irama Saling Klaim Dukungan