Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Rabu, 29 Maret 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Mahasiswa Desak DPR Bentuk Pansus Pasir Laut Gate
[Forum Mahasiswa]




     Belasan mahasiswa yang tergabung dalamPoros Mahasiswa Jakarta (PMJ) melakukan aksi unjuk rasa mendesak DPR RI untuk segera membentuk Pansus Pasir Laut Gate, guna mengungkap kasus kolusi dan korupsi yang diduga terjadi di Departemen Kelautan dan Perikanan beserta kroninya.

    Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan di depan ruang Rapat Komisi I Gedung MPR/DPRDPR Senayan Jakarta, Selasa siang, ketika tengah berlangsung rapat kerja antara Komisi I dengan Tim Pengendali dan Pengawas Pengusahaan Pasir Laut (TP4L).


    Hadir dalam rapat tersebut para anggota TP4L yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Rochmin Dahuri, Menteri Negara Lingkungan Hidup Nabiel Makarim, KSAL Laksamana Bernard K Sondakh, dan Deputi  Operasi Kapolri Dewa Astika.


    Dalam aksinya, para mahasiswa tersebut menggelar spanduk yang antara lain bertuliskan "Pansuskan Pasir Laut Gate Yang Telah Rugikan Negara Ratusan Triliun".


    Selain itu, tampak pula digelar berbagai poster bergambar Menteri Kelautan dan Perikanan Rochmin Dahuri dengan mata ditutup.


    Mereka mendesak agar DPR mengusut tuntas pencurian dan penyelundupan pasir laut yang dilakukan oleh tujuh kapal asing.


    "Hentikan eksploitasi pasir laut demi menyelamatkan aset bangsa dengan segera membentuk Pansus Pasir Laut Gate ini," kata Risman Welliandi, koordinator PMJ.


    Para mahasiswa itu mengungkapkan data bahwa pengerukan pasir laut yang merupakan harta rakyat itu telah dilakukan untuk kepentingan segelintir orang atau institusi saja.


    Mereka juga menyebut fakta bahwa kapal-kapal pengeruk pasir yang semuanya milik asing dan berjumlah tujuh buah itu telah melakukan penyelundupan pasir ke negara Singapura.


    "Kerugian negara yang diderita sebesar Rp4,1 triliun pertahunnya. Fakta dan bukti-bukti itu sudah cukup dijadikan langkah awal untuk meneliti kembali kebobrokan dalam birokrasi di Departemen Kelautan dan Perikanan," katanya.


    Lebih lanjut, Risman mengatakan, PMJ juga mengharapkan pengusutan juga dilakukan terhadap pemilik serta aktor di belakang pencurian pasir laut yang dilakukan oleh tujuh kapal asing tersebut.


    Berdasarkan data-data yang mereka miliki, ketujuh kapal asing tersebut diduga bekerjasama dengan PT Equator Reka Cipta dan PT Aneka Jasa Setia milik pengusaha Ricardo Gelael.

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Undip Tidak Buru-buru Jadi PTN Berstatus Badan Hukum
PENA MAHASISWA
Menangkap Semangat Amandemen UUD'45 tentang Pendidikan