Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 19 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Rumah Bersih Tapi Banyak Kecoa?
[Lingkaran Hidup]





MUNGKIN anda merasa yakin bahwa rumah sudah bersih karena anda rajin membersihkannya dengan Vacuumclearer pagi dan sore. Tapi mengapa anda masih sering bersin, hidung terasa gatal dan berair? Tanda-tanda di atas adalah reaksi energi. Mungkinkah anda terserang energi? Bisa jadi. Sebab penyebab elergi sangat beragam dan salah satubya berasal dari rumah anda sendiri dan anda tidak melihatnya karena ukurannya sangat kecil.


Kasur merupakan tempat berarangnya 10.000 turgu (kutu rumah) yang berukuran kecil. Setiap tiga minggu jumlah ini akan meningkat sebanyak 25-30 kali. Kelembaban, debu dan lingkungan hangat akan membuat mereka betah ditempat tidur anda. Dan anda sulit sekali mengusirnya karena kakinya yang lengket itu menyusup kedalam serat kasur coba sesekali periksa di karpet, mebel,dan dalam boneka si kecil, pasti mereka ada disana.


Tunggu debu (Dermatophagoides Pterissinus) memiliki delapan kaki besarnya sekitar 1/100 inci dan menyukai lingkungan yang hangat dan lembab. meski binatang ini tidak menggigit atau menularkan penyakit tertentu, namun 10% manusia alergi pada binatang ini.


Alergi dipicu untuk paparan terhadap protein dan bagian tubuh binatang ini. Binatang kecil dan ringan ini mudah melayang dan bercampur dengan debu dan mudah sekali menyebar ke seluruh ruangan, misal:diatas karpet atau ditempat tidur.


Bila terhisap dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang yang sensitif sehingga menimbulkan membengkakkan pada saluran nafas dan akan memacu serangan asma. Menurut studi yang diterbitkan untuk the America Journal of respiratory and critical care medidicine, alergi terhadap binatang ini dapat memicu serangan asma pada anak delapan kali lipat daripada penyebab asma lain.


Perlu siasat


Perhatikan sekeliling rumah anda, kalau bisa hindari semua bahan-bahan yang memungkinkan terkumpulnya debu sehingga tungau merasa dan asyik berkembang biak di tempat itu.


Dalam kamar tidur, tutupi semua kasur dengan plastik kedap udara atau penutup yang terbuat dari bahan poliuretan (polyurethone). Menurut the America lung Association, bila tungau


penyebab alergi ini terdapat pada ruang tidur dapat memperburuk masalah pernafasan pada anak.


Untuk menghambat perkembangan tungau, gunakan bahan yang terbuat dari karet, plastik. Untuk itu bahan katun untuk sarung bantal dan sprei. Bila memungkinkan, ganti kasur busa dengan sping bed, karena kasur ini dapat mengurangi paparan terrhadap alergi. Lebih baik lagi gunakan gunakan bahan yang terbuat dari bahan lateks untuk bantal dan kasur, karena lateks dapat memperlambat pertambahan populasi tungau.


Cuci sprei dan selimut anda dengan air panas, setiap dua minggu sekali. Air panas dapat membunuh tungau sedangkan air dingin hanya dapat membunuh tungau sekitar 90 %. Dan sebuah studi yang diterbitkan oleh the jourral of allergy and clinical tehmmunology menyatakan dengan mengerikan selimut dan alas tempat tidur dan mesin pengering dapat membunuh sebagian besar tungau pilihan lainnya bisa dengan care dry cleaning.


Pilihan bantal dengan selimut yang hipolergik sehingga bisa dicuci dan disikat setiap minggunya. Hindari bantal yang terbuat dari kapuk atau busa.


Saat membersihkan lantai, pastikan anda bisa mencapai seluruh sudut lantai agar terbebas dari debu. Bila anda menggunakan karpet di rumah hindari pemasangan diatas semen(beton). Ruang hangat antara karpet dan semen akan membuat tagau betah. Semprotkan bahan pembersih karpet yang mengandung larutan 3 % asam tannatu (biasanya dicampur dengan benzyn benzoat) setiap dua bulan sekali untuk membasmi tungau Asam tannat akan menetralkan protein yang terkandung dalam tubuh tangau yang sering menimbulkan reaksi alergi dan benzyn bensoate akan membunuh tungau tersebut.


Belilah mebel yang dilapisi dengan polyrethone, atau yang terbuat dari plastik atau kayu, untuk meminimalkan perkembangbiakan tungau. Mebel yang memiliki lapisan busa merupakan tempat bersarangnya debu dan tungau, jadi lebih baik pilihlah mebel yang terbuat dari kayu. Anda dapat membeli bahan pelitur untuk menghilangkan debu pada mebel kayu untuk memerangi masalah tungau.


Bersihkan karpet dan mebel anda dengan vacuum cleaning seminggu sekali. Jangan lupa lengkapi vacuum anda dengan alat penyaring (filter ) yang bagus agar debu dan tungau terhisap dengan baik. Agar terhindar dari alergi, saat menggunakan vacuum sebaiknya kenakan masker Jadi jangan tunda lagi, perbaiki atap yang bocor agar air tidak menimbulkan kelembaban didalam rumah. Ingat, tungau senang akan tempat lembab. Meskipun sangat kecil dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari tapi tunggau bisa mengganggu kesehatan anda. jadi lebih baik juga kebersihan rumah anda dari sekarang. (len)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel