Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 25 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Golkar Isyaratkan Koalisi dengan Partai Lokal di Aceh
[Otonomi Daerah]

Golkar Isyaratkan Koalisi dengan Partai Lokal di Aceh

Banda Aceh, Pelita
Ketua DPP Partai Golkar H Burhanuddin Napitupulu mengisyaratkan partai berlambang pohon beringin itu siap berkolaisi dengan partai lokal yang dianggap mampu menarik simpati masyarakat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada Pemilu 2009.
Oh, kita siap asalkan partai lokal tersebut memiliki visi yang sama. Kalau ingin kuat, partai lokal harus berkoalisi dengan partai besar. Yang jelas kita siap, termasuk dengan partai nasional, katanya setelah melantik pengurus Badan Penyelenggara Pemenangan Pemilu (Bappilu) tahun 2009 Partai Golkar NAD di Banda Aceh, Rabu (25/6).
Jika partai lokal berkoalisi dengan partai nasional besar, mereka akan lebih mudah memperjuangkan aspirasi masyarakat karena mendapat dukungan kuat dari pusat, terutama pada pemilihan langsung presiden (Pilpres) mendatang mereka harus mendukung dan memenangkan calon yang diusung Partai Golkar.
Pemilu di Provinsi NAD selain partai nasional, juga akan diikuti partai lokal yang jumlahnya 12 partai.
Ke-12 partai lokal tersebut adalah Partai Aceh, Partai Generasi Aceh Beusaboh Thaat dan Taqwa (Gabthat), Partai Serambi Persada Nusantara Serikat (PS-PNS), Partai Aliansi Rakyat Aceh (PARA), Partai Darussalam, Partai Aceh Meudaulat (PAM).
Partai Lokal Aceh (PLA), Partai Daulat Aceh (PDA), Partai Pemersatu Muslimin Aceh (PPMA), Partai Rakyat Aceh (PRA), Partai Bersatu Aceh (PBA), Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA).
Ketika ditanyakan, apakah Golkar telah menjajaki rencana koalisi dengan partai lokal di Aceh, terutama untuk Pilpres mendatang, ia mengatakan itu rahasia, namun peluang untuk itu sangat terbuka, termasuk dengan partai nasional memiliki platforma yang sama.
Menurut Burhanuddin Napitupulu, dari belasan partai lokal yang lahir di Aceh saat ini, beberapa di antaranya diperkirakan bakal mendapat dukungan masyarakat, terutama partai yang memiliki kader militan, struktur organisasinya kuat serta memiliki jaringan luas, programnya tersusun secara terencana bagi kesejahteraan rakyat.
Bagi Partai Golkar, upaya mempersiapkan diri menghadapi pemilu mendatang terus dilakukan secara berlanjut, baik dalam bentuk pelatihan kader maupun memperkuat jaringan dan struktur organisasi partai secara lebih baik, mulai tingkat pusat, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa dan kelurahan.
Tanpa mempersiapkan diri secara lebih baik, kota sulit mempertahankan perolehan suara Pemilu tahun 2004, katanya.
Pemilu tahun 2009, terutama di Aceh berbeda dari daerah lainnya di Indonesia karena akan diikuti partai lokal, sehingga bakal terjadi persaingan dalam perolehan suara yang semakin ketat, sehingga memerlukan strategi khusus dengan program nyata untuk lebih mendekatkan dengan masyarakat.
Sebetulnya, di tengah sistem multipartai ini persaingan bukan saja dengan partai lokal tetapi juga sesama partai nasional, tambahnya.
Peserta Pemilu tahun 2009 diperkirakan akan mencapai di atas 60 partai, sehingga akan terjadi persiangan dalam perolehan suara yang cukup tajam, namun partai yang memiliki struktur kuat, kader militan serta jaringan luas akan mendapat dukungan dari masyarakat tampil sebagai peraih suara terbanyak.
Nah, sekarang semua kader Golkar dituntut kerja keras dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk mengulangi sukses pada Pemilu 2009, demikian H Burhanuddin Napitupulu. (ant/jon)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
DPRA Kembali Soroti Peningkatan Kriminal di Aceh
Spanduk ALA dan Abas Diturunkan
Peringatan HANI, Sirine Perang terhadap Narkoba Dibunyikan
Wanita Dominasi Raih Pena Award
Pemprov Aceh Didesak Perbanyak Lapangan Kerja 2008