Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 25 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Distribusi Obat Murah Tiba Juli
[Hiburan]

Distribusi Obat Murah Tiba Juli

Pekanbaru, Pelita
Distribusi program obat murah yang diluncurkan Departemen Kesehatan (Depkes) akan tiba di Riau setelah bulan Juli mengingat batas produksi yang dikeluarkan mulai Mei 2007 tersebut dialokasikan untuk wilayah Pulau Jawa.
Dari hasil informasi yang kita dapat dari pemerintah pusat, produksi dan distribusi untuk luar Pulau Jawa akan dilakukan setelah bulan Juli, kata Kasubdis Pelayanan Kesehatan dan Gizi Diskes Riau Burhanudin Agung seperti diberitakan Antara, di Pekanbaru, Kamis (14/6).
Namun demikian ia mengatakan bahwa obat murah yang merupakan kerjasama antara Departemen Kesehatan dan PT Indofarma tersebut tidak banyak berpengaruh bagi masyarakat untuk mendapatkan obat yang murah sehingga mudah di jangkau.
Pasalnya item obat murah yang dialokasikan dari pusat tersebut telah juga disubsidikan oleh Pemerintah Provinsi Riau sebelumnya melalui Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Terlebih lagi, item obat murah yang dapat dengan mudah ditemui masyarakat di setiap Puskesmas yang ada tersebut diberikan secara cuma-cuma atau gratis.
Jadi item obat murah yang didistribusikan dari pemerintah pusat itu juga sama dengan item obat murah yang pemerintah daerah subsidikan bagi masyarakat Riau di Puskesmas secara gratis, sehingga tiadk banyak berpengaruh, katanya.
Namun demikian, ia mengakui distribusi obat murah tersebut juga diperlukan oleh measyarakat Riau menjaga kestabilan kebutuhan masyarakat akan obat.
Pada saat ini terjadi suatu fenomena dimana menteri kesehatan, Siti Fadilah Supari menyatakan bahwa obat murah seakan menghilang di pasaran di sejumlah daerah yang terlebih dahulu mendapat distribusi obat tersebut.
Menanggapi hal tersebut, apabila distribusi telah tiba di Riau maka pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk menghindari penyalahgunaan di lapangan oleh pihak tertentu sehingga merugikan masyarakat.

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Pesta Kesenian Bali Kokohkan Pariwisata Bali
Sambut HUT ke-32 TMII Gembira Bersama Masyarakat
Mengenaì Bangunaî daî Anjungaî TMII
Masyarakat Merasakan Manfaat dan Keberadaan TMII
Ide Cemerlang Ibu Tien Soeharto Lahirkan TMII