Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 19 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Obat Serba Seribu Dijamin Mudah Diakses
[Pariwisata]

Obat Serba Seribu Dijamin Mudah Diakses

Jakarta, Pelita
Obat serba seribu yang telah diluncurkan sejak 8 Mei 2007
hingga awal Juni 2007 telah menjangkau 2.300 outlet di Jakarta.
Obat diproduksi sekitar 89.000 unit atau senilai Rp5 miliar.
Diharapkan akhir tahun ini seluruh masyarakat Indonesia dapat
mengakses obat rakyat dengan mudah.
Jadi jika mencarinya di tempat yang belum kami jangkau
tentu tidak ada, tetapi obat murah itu ada di 2.300 outlet di
Jakarta, kata Muhammad Munawaroh, di Cibitung Bekasi, Jawa
Barat, akhir pekan lalu.
Dapat dimaklumi jika ada kesan obat rakyat serba seribu itu
tidak ada di pasaran. Sebab untuk menyebarkan barang secepat
mungkin dengan waktu yang pendek, tetap memerlukan satu waktu
untuk mencapai sasaran.
Munawaroh menegaskan pihaknya sangat memperhatikan
pendistribusian obat Indo dan terus mengawal program pemerintah
ini untuk menjamin obat murah sampai kepada masyarakat. Jadi
tidak mungkin kami hanya memikirkan asal kami untung, tetapi
program pemerintah ini harus dijamin sampai kepada tujuannya,
ujarnya.
Sedangkan untuk ketersediaan obat, dia telah menekankan
kepada bagian distribusi dan distributor agar setiap hari
memonitor stok. Apabila stok obat tinggal satu setengah level
dari target harus segera mengisinya kembali. Barang kami selalu
siap, tetapi harus mencapai target sesuai yang direncanakan,
kata dia.
Menyinggung soal isu adanya obat murah habis diborong
perusahaan lain, Munawaroh tidak secara tegas mengatakan ya atau
tidak, tetapi dia memasktikan hingga saat ini belum ada laporan
yang menyebutkan obat diborong secara besar-besaran.
Kami tidak pernah mengatakan kosong, kita sangat concern
dalam distribusi. Andaikata ada yang memborong, memang produk
kita murah, dan kami senang, tetapi kami tetap mendahulukan
spreading , jadi jangan sampai mengganggu stok. Jika ada
perusahaan lain yang membeli juga itu bukan berarti sabotase,
bisa saja hanya ingin tahu saja, kilahnya.
Oleh karena itu, jika ada pihak yang akan membeli dalam
jumlah besar pun, kata Munawaroh, pihaknya menginvestigasi dan
menanyakan untuk keperluan apa agar jelas manfaatnya. Sebab obat
murah ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat.
Kasihan selama ini masyarakat merasakan harga obat mahal
jadi janganlah dibodoh-bodohin, tetapi mari sama-sama menurunkan
harga obat, silakan saja memproduksi obat seperti yang kami
buat, kata Munawaroh didampingi Yuliarti R Merati dan Deden Edi
Soetrisna.
Beberapa nama produk obat serba seribu yang telah diproduksi
antara lain Indo Obat Penurun Panas, obat sakit kepala, obat
batuk dan flu, obat batuk cair, obat batuk berdahak, obat flu,
obat asma, obat maag, obat tambah darah.
Dengan inovasi obat serba seribu yang tergolong murah,
menurut Munawaroh, bukan berarti pihaknya menurunkan tingkat
kualitas produk yang dihasilkan. Pihaknya tetap menjamin seluruh
produk yang dihasilkan telah melalui serangkaian quality control
yang ketat dan lulus uji sesuai dengan standar mutu yang
ditetapkan.
BUMN ini meyakinkan proses pembuatan obat murah itu
kualitasnya tetap terjamin. Penjaminan mutu yang dilakukannya
dimulai dari penerimaan bahan awal sampai produksi obat jadi.
Pemastian mutu produk yang dihasilkan juga dilakukan dengan
serangkaian pengawasan selama proses yang terus menerus. (dew)


 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Alat Kontrasepsi Gratis untuk Desa Terpencil
Mutu Obat Murah Tak Diragukan
Indonesia Gagal Penuhi Target Ketujuh MDGs
Korban Gempa Dapat Pilih Rekontruksi Rumah
Pergelaran Kesenian Nusantara