Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Selasa, 24 Januari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Indonesia Gagal Penuhi Target Ketujuh MDGs
[Pariwisata]

Indonesia Gagal Penuhi Target Ketujuh MDGs

Jakarta, Pelita
Duta Besar PBB untuk MDGs di Kawasan Asia Pasifik, Erna Witoelar, mengatakan bahwa Indonesia dan beberapa negara di dunia gagal memenuhi target ketujuh Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs), yaitu menjamin keberlanjutan lingkungan hidup.
Indonesia dan negara-negara berkembang sangat kesulitan untuk memenuhi target lingkungan hidup MDGs karena kerusakan lingkungan yang terjadi jauh lebih besar dan cepat daripada solusi yang dilakukan, katanya seperti dilansir Antara, di Jakarta, Selasa (5/6).
Menyinggung faktor kegagalan Indonesia mencapai target ketujuh MDGs, Erna mengatakan, Di Indonesia, masalah lebih cepat daripada solusi, kerusakan lebih banyak daripada perbaikan, yang peduli soal permasalahan juga sangat sedikit.
Emisi juga lebih cepat dan lebih besar dihasilkan di Indonesia, sementara kemampuan pemerintah untuk mengatasi masalah ini masih sangatlah terbatas, tambah dia.
Intervensi pemerintah pun, masih kata mantan menteri lingkungan hidup itu, seperti transportasi umum dan himbauan berhemat dirasa masih terlalu minim bila dibandingkan dengan laju kerusakan terhadap lingkungan hidup.
Kemauan politik di tingkat atas, saya lihat, sudah ada tapi semakin ke bawah mereka seolah melakukan bussiness as ussual - dan baru sekedar memunculkan isu namun tidak melakukan perubahan mulai diri sendiri, katanya, Semua orang menyalahkan pemerintah saja kerjanya. Menurut dia, untuk target lingkungan hidup, semua orang berbuat sedikit dan itu sangat jauh dari cukup. Lalu bagaimana bila Indonesia ternyata benar-benar tidak dapat memenuhi target ketujuh MDGs pada tahun 2015?
Indonesia akan lebih terpuruk dalam hal kemiskinan, malaria, dan angka kematian bayi karena lingkungan sangat terkait dengan masalah-masalah ini, katanya.
Selain itu, Para pemimpin Indonesia juga tidak akan dipercaya lagi, tidak akan terpilih lagi karena mereka tidak bisa memenuhi target MGDs, tambahnya.
MDGs adalah komitmen para pemimpin dunia yang dideklarasikan September 2000. Mereka menetapkan target untuk mencapai pembangunan di 8 sektor pada tahun 2015; memberantas kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar, meningkatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, mengurangi angka kematian bayi, memperbaiki angka kelahiran, memerangi penyakit HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya, menjamin keberlanjutan lingkungan hidup, dan membangun kerjasama tingkat global. (djo)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Korban Gempa Dapat Pilih Rekontruksi Rumah
Pergelaran Kesenian Nusantara
Pemiliknya Sarjana Agama yang Bercita-cita Jadi UstadzToko Bunga
Masjid Siguntur