Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Selasa, 24 Januari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Korban Gempa Dapat Pilih Rekontruksi Rumah
[Pariwisata]

Korban Gempa Dapat Pilih Rekontruksi Rumah

Yogyakarta, Pelita
Bupati Bantul Idham Samawi menegaskan tidak ada unsur paksaan dalam penetapan sistem pembagian dana rekonstruksi rumah rusak sedang dan ringan untuk korban gempa, dan masyarakat dipersilakan memilih mekanisme verifikasi ulang atau sistem bagi rata.
Silakan pilih atas kesepakatan bersama, apakah dengan verifikasi ulang untuk kemudian dicairkan atau dengan sistem bagi rata, katanya usai memimpin pertemuan dengan para kepala desa dan camat se Bantul, seperti dilansir Antara, Selasa (5/6).
Ia mengatakan, data calon penerima dana rekonstruksi khususnya untuk rumah rusak sedang bertambah 9.000 kepala keluarga (KK), sehingga jumlahnya saat ini mencapai 41.146 KK.
Karena ada peningkatan jumlah calon penerima itulah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menawarkan solusi dengan cara verifikasi ulang atau bagi rata.
Kalau dibagi rata konsekuensinya dana yang diterima tidak utuh seperti ketentuan pemerintah Rp4 juta per rumah, namun dipastikan waktu pencairannya jauh lebih cepat. Tetapi kalau dengan cara verifikasi ulang, perlu waktu lama karena prosesnya di provinsi juga lama. Ini dikhawatirkan berpotensi menimbulkan konflik baru, katanya.
Jika yang disepakati cara verifikasi, proses pembagian belum akan selesai hingga akhir 2007. Saya mengajak masyarakat untuk berpikir lebih jauh lagi mengingat dana yang sangat terbatas, katanya.
Bupati Idham pada kesempatan itu membantah anggapan bahwa penyimpangan pembagian dana rekonstruksi selama ini karena ada kearifan lokal di Kabupaten Bantul.
Keputusan yang diambil murni kehendak masyarakat. Ini berarti jika ada pemotongan dana, memang didasari keinginan bersama. Saya instruksikan kepada kepala desa dan camat untuk mengumpulkan calon penerima dana rekonstruksi yang rumahnya rusak sedang dan ringan. Sosialisasikan masalah ini kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman lagi, katanya.

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Pergelaran Kesenian Nusantara
Pemiliknya Sarjana Agama yang Bercita-cita Jadi UstadzToko Bunga
Masjid Siguntur