Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 25 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Pesta Kesenian Bali Kokohkan Pariwisata Bali
[Hiburan]

Pesta Kesenian Bali Kokohkan Pariwisata Bali

Pemerintah propinsi Bali mengundang sedikitnya sepuluh menteri kabinet Indonesia Bersatu dan 14 duta besar perwakilan negara sahabat untuk menyaksikan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-29, yang dijadualkan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Kesepuluh menteri yang sangat diharapkan kehadirannya di Bali itu yang mempunyai keterkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya dan dunia pariwisata di pulau Dewata, kata Gubernur Bali Drs Dewa Beratha di Denpasar belum lama ini.
Selesai memimpin rapat pleno persiapan menyongsong PKB yang akan berlangsung sebulan, 16 Juni- 14 Juli 2007, ia mengatakan selain menteri juga 14 Dubes yang diundang ke Bali, karena banyak seniman asal negara tersebut berperanserta memeriahkan aktifitas seni tahunan di Pulau Dewata.
Para dubes tersebut antara lain Dubes Amerika Serikat, Jepang, Australia, Thailand, Singapura dan India, disamping sejumlah Dubes dan undangan lainnya yang berminat untuk menyaksikan pawai budaya. Presiden SBY telah menyatakan kesediaan untuk membuka PKB sekaligus menyaksikan pawai budaya, ujarnya.
Kepala negara yang disertai Nyonya Ani Yudhoyono selesai membuka PKB menyaksikan seluruh rangkaian pawai budaya dan malam harinya menyaksikan pementasan sendratari yang dibawakan tim Kesenian Pemprop Bali dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.
PKB yang kali ini mengangkat tema Sura Dhira Jayeng Rat (Aktualisasi kepahlawanan menuju kesejahteraan Masyarakat. Pawai budaya pada acara pembukaan dipusatkan di depan monumen Bajra Sandhi, Niti Mandala Renon Denpasar melibatkan ribuan seniman utusan dari delapan kabupaten dan kota di Bali, disamping keikutsertaan sejumlah kabupaten dan propinsi di Tanah Air.
Selain itu juga tercatat 12 kelompok kesenian mancanegara telah menyatakan ikut ambil bagian dalam memeriahkan PKB, baik dalam pawai maupun pementasan.
Jadual pentas ke-12 kelompok kesenian asing itu diatur sedemikian rupa dengan pementasan lokal yang melibatkan ratusan sekaa dari delapan kabupaten dan satu kota di Bali serta pementasan tim kesenian dari berbagai kota di Indonesia.
Tim kesenian asing yang tampil dalam PKB kali ini berasal dari Jepang, China, Korea, India, Amerika, Singapura dan Kanada. Tim kesenian asing dalam pementasan di arena PKB selain tampil bersama kelompoknya, juga melakukan pementasan kolaborasi dengan seniman Pulau Dewata.
Kehadiran seniman asing di arena PKB menurut Gubernur Beratha mampu menumbuhkan sikap moral masyarakat dalam bidang berkesenian.
Selain itu membangkitkan gairah masyarakat Bali dalam bidang kesenian, serta menjalin hubungan kerja sama yang lebih baik dan menguntungkan kedua belah pihak dimasa-masa mendatang. 30 Tahun sekali
Dari Denpasar Antara juga memberitakan Pesta Kesenian Bali (PKB), aktifitas seni tahunan di Pulau Dewata, saat pelaksaan tiga dasa warsa (30 tahun) pada 2008 akan dilakukan semeriah mungkin, baik dari segi penampilan maupun penggarapan karya-karya seni.
Pada tahun 2008 nanti, PKB memasuki usia ke-30, Pemprop Bali berusia 50 tahun dan Gubernur Dewa Beratha akan mengakhiri masa jabatannya setelah mengendalikan Bali selama dua periode (1998-2003) dan (2003-2008), kata Kasubdis Kesenian Dinas Kebudayaan Propinsi Bali I Made Santa di Denpasar.
Ia mengatakan, Gubernur Bali sudah mengisyaratan pelaksanaan PKB ke-30 pada 2008 lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, karena saat itu bertepatan dengan dua peristiwa penting lainnya.
Gubernur Beratha telah minta dukungan Ketua DPRD Bali Ida Bagus Putu Wesnawa dan seluruh anggota DPRD setempat meningkatkan alokasi dana APBD Bali untuk menyukseskan PKB yang dirancang lebih istimewa, katanya.
Dinas Kebudayaan Propinsi Bali yang bertanggungjawab sejak perencanaan hingga pelaksanaan PKB, belum menyusun anggaran untuk kegiatan tahun depan, sehingga belum diketahui berapa persen tambahan yang akan diusulkan ke badan legislatif.
Santa menjelaskan, Pemprop Bali untuk menyukseskan pelaksanaan PKB ke-29 tahun 2007 ini menyediakan dana sebesar Rp3,8 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp2,5 miliar.
Dana tersebut untuk membiayai enam kegiatan yang meliputi pawai budaya, pementasan, pameran, lomba, sarasehan dan pendekomentasian seluruh kegiatan PKB yang berlangsung selama sebulan penuh, 16 Juni-14 Juli 2007.
Alokasi dana pemerintah tersebut dinilai pas-pasan, mengingat pelaksanaan PKB melibatkan banyak seniman dan masyarakat dari delapan kabupaten dan satu kota di Bali selama sebulan penuh, ujar Santa.
PKB, aktifitas seni tahunan di Pulau Dewata itu dikonsep budayawan sekaligus mantan Gubernur Bali, Prof Dr Ida Bagus Mantra (almarhum) tahun 1978 atau 29 tahun yang silam.
Selama 29 tahun perjalanannya, disadari atau tidak dinilai telah memberikan sumbangan yang cukup besar terhadap pengembangan seni budaya, baik ke dalam maupun keluar negeri.
Ke dalam, PKB memberikan semangat kepada para seniman untuk meningkatkan diri berkreatifitas dan berinovasi, selaras dengan pergerakan zaman global.
Kondisi demikian menjadikan seni budaya Bali tidak perlu dikhawatirkan akan mengalami kepunahan, atau kualitasnya yang akan merosot, justru sebaliknya semakin kokoh dan lestari mengikuti perkembangan zaman.
Sementara \"keluar\" memberikan andil besar yakni seni budaya Bali sangat dikagumi masyarakat internasional, sekaligus mendapat tempat apresiasi yang tinggi, serta ikut dilestarikan, disamping PKB menjadi ajang atraksi bagi kepariwisataan dunia.
Almarhum Ida Bagus Mantra ketika merintis PKB 29 tahun silam, sebenarnya hanya bertujuan mengisi kegiatan positif bagi pelajar dalam menjalani liburan panjang serta menggali dan melestarikan seni budaya, disamping mengembangkan kreatifitas seniman.
Awalnya tidak berpikir kegiatan itu laku dijual kepada turis, namun adanya kejelian dari komponen pariwisata, tentu bisa saja PKB dikemas menjadi paket wisata menarik.
Hal itu sesuai dengan rambu pembangunan pariwisata budaya yang diterapkan di Pulau Dewata. Semua komponen pariwisata atau mereka yang menikmati dolar dari aktifitasnya dapat berperan menyukseskan PKB, yang merupakan bagian dari pembangunan pariwisata di Bali.
Perjalanan sejarah PKB menurut Made Santa membuktikan adanya potensi yang dapat mendukung pengembangan pariwisata di Pulau Dewata. Jadual tersusun rapi jauh sebelumnya dengan kegiatan yang berlangsung mulai pagi, siang hingga malam hari.
Unggulan-unggulan seni budaya yang unik dan khas itu tentu akan menjadi modal utama bagi Bali dalam menghadapi persaingan pariwisata yang makin ketat, ujarnya. (djo)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Sambut HUT ke-32 TMII Gembira Bersama Masyarakat
Mengenaì Bangunaî daî Anjungaî TMII
Masyarakat Merasakan Manfaat dan Keberadaan TMII
Ide Cemerlang Ibu Tien Soeharto Lahirkan TMII
TMII Selenggarakan Hiburan Murah Meriah