Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 30 Maret 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Dua Tradisi Bersanding
[Hiburan]

Dua Tradisi Bersanding

HAL yang menarik dari pesta musik dan seni dalam menyambut HUT ke-32 TMII adalah akan tampilnya dua kutub musik yang berbeda, seperti langit dan bumi. Betapa tidak, di hari Sabtu, 21 April 2007 akan bertarung grup musik cadas Dewa 19 \"versus\" pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Begug Purnomosidi dari Wonogiri.
Grup musik rock asal Kota Pahlawan Surabaya itu direncanakan manggung di Parkir Utara pada pukul 19.00 WIB. Sedangkan wayang kulit dengan dalang Bupati Wonogiri itu akan digelar di Taman Anggrek. Khusus untuk pertunjukan wayang kulit kolosal ini, selain Ki Begug akan tampil beberapa dalang kondang lainnya.
Untuk lebih memeriahkan lagi acara tersebut, rencananya selama 20 menit masyarakat akan disuguhi ledakan penuh warna dari kembang api. Tidak ketinggalan para perempuan yang tergabung dalam Paguyuban \"Sekar Pudak\" menggelar Wayang Orang Wanita di Sasono Langen Budoyo, pukul 20.00 WIB dengan cerita Arjuna Kembar Empat (Arjuna Catur).
Menurut Ketua Panitia Penyelenggara HUT ke-32 TMII kemeriahan tersebut merupakan puncak HUT ke-32 TMII. Ini karena acara disusun dengan melibatkan seniman-seniman hebat dari aliran yang beragam.
Dan untuk pembuktian kesekian kalinya kalau TMII adalah milik masyarakat, maka pihak pengelola menghadirkan musik yang menjadi kegemaran mereka. Kawula muda disuguhi musik kegemarannya dan generasi tua dapat mengenang nostalgia sambil menikmati pergelaran wayang kulit.(atn)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
500 Kegiatan Meriahkan HUT ke-32 TMII
Mainan Yo-Yo Mengantarkan Rosgana Menembus Dunia dan Meraup Dolar
Terjun Langsung, Serem Juga
Meski Mejomblo, Shanty Bahagia
Sambut 50 Tahun Kalteng, Siap Terima Wisatawan