Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Selasa, 24 Januari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
"The 300" : Kisah Para Ksatrya Sparta
[Hiburan]

\"The 300\"
Kisah Para Ksatrya Sparta

SETIAP negara dan bangsa, hampir pasti punya legenda. Tidak terkecuali, Yunani. Salah satu legenda yang sampai sekarang dipercaya masyarakat Yunani adalah legenda 300 Ksatrya. Ketigaratus orang ini begitu melegenda karena mereka mampu menahan tentara hebat dari kawasan Asia yang dipimpin Xerxes (Rodrigo Santoro).
Kisah atau legenda inilah yang dijadikan thema film The 300 garapan sutradara, Zack Snyder. Dengan teknik yang lumayan bagus dan didukung para pemain yang berkarakter, film The 300 menjadi lebih hidup. Themanya juga cukup pas dengan kondisi sekarang, dimana nasionalisme semakin menyusut akibat imbas globalisasi.
Film ini semakin menarik--disamping tentu saja ada kontroversinya--ketika kebenaran mampu menyingkirkan kemunafikan. Dan pastinya, film yang diproduseri Gianni Nunnari dan diedarkan Warner Bros cukup enak ditonton. Ceriteranya runut, sehingga kita tidak perlu memeras otak. Jadi pas sebagai film hiburan.
***
DI SAAT sebelum masehi, tersebutlah salah satu negara kecil di Yunani, Sparta. Meskipun negara ini kecil namun memiliki tentara yang sangat hebat. Sehingga Sparta dihormati dan disegani. Ini dapat terjadi karena Sparta memiliki tradisi penggemblengan tentara yang luar biasa.
Setiap anak laki-laki di Sparta, sejak kecil sudah dilatih bertempur. Mereka harus mampu bertarung tanpa menyerah, kecuali kematian. Menginjak akhil baligh, mereka dipisahkan dengan orang tuanya dan hidup di padang pasir yang sangat kejam.
Mereka boleh kembali kepada keluarganya, setelah mampu mengatasi kerasnya alam liar. Salah satunya adalah Leonidas (Gerard Butler). Anak laki-laki ini tidak hanya mampu mengatasi keganasan alam liar. Ia pun mampu membunuh salah satu pembunuh paling rakus di alam liar, yakni srigala gurun.
***
KEBERANIAN, kehebatan dan kepandaian Leonidas inilah yang membawanya ke tampuk pemerintahan di Sparta. Pada saat yang hampir bersamaan, kawasan Yunani, termasuk Sparta tengah terancam penyerbuan pasukan Xerxes yang dikenal tangguh dan ganas.
Tinggal dua negara saja di Yunani yang belum mau tunduk terhadap kekuasaan Xerxes, yakni Athena dan Sparta. Namun, sebelum menyerang Athena, Xerxes harus melewati Sparta. Dan Leonidas bersama teman-teman atau pasukannya berjumlah 300 orang menyatakan lebih baik sebagai ksatrya Sparta daripada tunduk di bawah kekuasaan orang lain.
Maka terjadilah pertempuran yang luar biasa dasyatnya antara pasukan Xerxes yang berjumlah ribuan melawan 300 ksatrya Sparta. Pada awalnya, pasukan Leonidas mampu menghalau serbuan tentara Xerxes. Namun karena penghianatan Theron (Dominic West) dan Dilios (David Wenham), akhirnya Leonidas dapat dikalahkan. (arief turatno)

Keterangan gambar/foto: 300
JADI KSATRIYA-Untuk menjadi ksatriya Sparta, setiap anak laki-laki sejak kecil sudah dilatih perang, tidak terkecuali anak raja atau penguasa sekalipun. Nampak dalam gambar seorang anak sebelum di lepas ke alam liar, diberi wejangan oleh ibundanya. Adegang di atas merupakan cuplikan dari film The 300. n ist

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel