Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Selasa, 24 Januari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Liku-liku Cinta Dinamis
[Lingkaran Hidup]





Oleh La Rose



SELAGI hadir di konferensi tentang dampak buruk modernisasi dalam lingkungan hidup, tak kalah menarik dibicarakan adalah soal cinta. Kalau dipikir lebih jauh ini memang lumrah, karena akhirnya kehidupan cinta kita banyak sekali menentukan bagaimana kita melangkah dalam kehidupan ini.


Ini pula terbukti pada kehidupan para politisi di Amerika sebagai misal Gary Hart yang karir politiknya hancur gara-gara kehidupan cinta dan seksalitas. Begitu pula dengan di Jepang, Australia, Yunani dan Inggris, skandal tentang cinta dan seks mewarnai kehidupan para politisi sekalian juga kehancuran. Bagaimana di Indonesia? Hal serupa ini memang tidak menonjol, bisa jadi karena tidak adanya keterbukaan namun dalam hal ini cukup ada kebebasan. Berlainan di Amerika mereka terbuka tapi ternyata tidak bebas. Mengapa demikian? Ada yang mengatakan karena mereka akhirnya tidak dewasa, dan picik malahan.


Cinta sejak dibicarakan Plato dua ribu tahun yang lalu, sampai sekarang masih belum selesai-selesai dibicarakan orang. Karena itu pula apakah konferensi tingkat lokal atau internasional, di diklat-diklat dan masih banyak lagi pertemuan lainnya seringkali soal cinta tiba-tiba saja mencuat.


Jatuh cinta


Kalau kita ingat-ingat lebih jauh apa saja yang terjadi selagi jatuh cinta? Maka kita pun bisa jadi akan sepakat bahwa saat-saat jatuh cinta merupakan saat yang paling buruk untuk menentukan pilihan teman hidup. Ataupun keputusan tentang satu hubungan yang lebih mendalam. Karena dalam keadaan sedang di awang-awang atau yang disebut dalam keadaan Euphoric di mana kita benar sedang sesenang-senangnya mana mungkin membuat pilihan dan keputusan yang masuk di akal.


Orang yang sedang kesurupan tidak mampu membuat keputusan yang sehat, karena pada keadaan serupa ini fokus kita hanya pada semua yang indah-indah. Malahan yang buruk sekalipun berubah menjadi indah. Dalam kondisi serupa ini kita pun tidak dapat menentukan menu sarapan, apalagi soal pilihan teman hidup.


Soal jatuh cinta ini bukan hanya menimpa anak muda, ia dapat menyergap siapa saja, usia berapa saja. Bagaimana perasaan apabila jatuh cinta? Tidak cukup dengan mengatakan sejuta rasa yang dirasakan. Nah dari sekian sejuta rasa itu antara lain yang dirasakan adalah. Ingin selalu bersama-sama (kekasih), sebisanya kapan saja di mana saja selalu bersama-sama.


Pemikiran selalu padanya (kekasih), apakah di kamar mandi, kamar tidur, kantor, pokoknya di mana saja dia selalu terbayang, selalu terkenang. Mengalami, merasakan yang begitu menyenangkan, begitu intensi yang dapat membuat kita tertawa, merasa senang tanpa adanya sesuatu sebab. Pokoknya seperti happy selalu, dan sepertinya tak ada masalah yang lebih penting ketimbang apa yang dirasakan yakni 'jatuh cinta'.


Terasakan adanya vitalitas, energi memenuhi jiwa raga, kreativitas terpacu. Tak ada gunung yang terlalu tinggi untuk didaki, tak ada jurang yang terlalu curam. Sepertinya mampu melakukan apa saja.


Merasakan terus meningkatkan rasa sensualitas dan erotisme mewarnai hubungan yang terjalin. Selalu tanggap, sigap, lantas merasakan apabila terjadi perubahan apakah perhatian dari kekasih berkurang atau pun meningkat. Melebih-lebihkan 'kelebihan dan kemampuan kekasih,' sementara itu buta akan semua kelemahannya.


Nah pada saat yang bersamaan kelenjar-kelenjar di tubuh kita memang sibuk melakukan hal-hal yang aneh, sehingga peredaran darah kita adakalanya normal, melonjak, membuat kita terengah-engah, kemudian agak pening dalam berbagai rasa, mulut terasakan kering, ecstasy.


Mengapa semuanya ini terjadi, apabila kita sedang berada dalam keadaan 'jatuh cinta' merupakan pertanyaan yang menarik. Nampaknya keadaan selagi kita sedang jatuh cinta, membuat keadaan diri kita benar-benar berbahagia, penuh dengan energi. Tidaklah mengherankan seseorang yang jatuh cinta mereka tampak segar, Youthful atau yang disebut awet muda.


Seorang kenalan mengatakan "Rasanya saya hidup lagi kalau jatuh cinta." Dari penelitian yang ada, ternyata cukup banyak orang yang merasakan keadaan ketubuhan (physical) dalam masa-masa jatuh cinta sedemikian menyandu sehingga mereka akan selalu mencari partner yang baru dengan siapa mereka dapat mengalami rasa-rasa jatuh cinta ini.


Karena sesungguhnya mereka sebenarnya hanya jatuh cinta pada cinta itu sendiri, pengalaman-pengalaman sejuta rasa inilah yang membuat mereka penuh vitalitas. Tidak usah tatkala pembalap mobil, sepeda motor atau olarhaga skydiving merasakan adanya kegairahan dan gejolak-gejolak yang mengasyikkan. Tidak mestinya kita semata-mata terbawa-bawa oleh kelenjar-kelenjar yang memacu cinta Euphoric (kenikmatan cinta).


Meningkatnya angka perceraian dan berbagai kendala dalam perkawinan, karena cinta Euphoric yang tak dapat terkendalikan. Masih ada pilihan yang lain, ternyata apa yang disebut 'cinta dinamis' adalah satu proses, berlainan dengan cinta Euphoric yang hanya merupakan satu kondisi/keadaan. Karena dalam cinta dinamis, kita tidak jauh dalamnya. Ini diciptakan oleh kedua belah pihak, ini adalah hasil dari saling memberi, perencanaan dan saling memperhatikan juga memelihara.


Cinta dinamis ditandai oleh komitmen yang mendalam, bukan hanya antar mereka berdua, tapi juga terhadap hubungan itu sendiri. Dan semuanya ini merupakan kesatuan yang harus dipelihara dan dihargai. Cinta yang dinamis berlandaskan tujuan yang sama dan cita-cita yang mereka berdua bagi dan hayati, sehingga cinta dinamis merupakan hasil dari team work.


Di lubuk hati yang paling dalam, cinta yang dinamis berhasrat untuk menjaga hubungan dan mengakui ini hanya dapat terlaksanakan apabila didasarkan pada keharmonisan serta kesadaran akan pentingnya pasangan hidup mempunyai tujuan yang sama yakni keselamatan hubungan yang sudah terjalin selama ini.


Cinta bersyarat


Mengapa cinta penuh dengan syarat? Apakah tidak mungkin kita mencintai dan menerima apa adanya, seperti kata lagu, I Love you the way as you are. Memang terdengarnya begitu indah, dan idealnya memang begitu kita mencintai apa adanya. Tapi pada kenyataan cinta memang tak semudah kata-kata dalam lagu atau pun puisi. Seperti juga dengan hal-hal lain yang bernilai, cinta perlu diperjuangkan.


Bagaimana kita mendapatkannya dan bagaimana kita memperjuangkannya? Cinta dibentuk oleh 'percaya' sebagaimana kita ketahui saling percaya datangnya dari pengalaman. Apabila pasangan mempunyai pengalaman bekerja sama untuk tujuan yang sama, dan saling memberikan bantuan dorongan, maka saling percaya itu pun terus terpupuk. Maka pun tidak lagi menghitung-hitung siapa yang sudah lebih banyak memberikan kontribusi, dan apa-apa saja yang menjadi milik saya dan milikmu.


Karena sudah menjadi satu dalam kesatuan, atau yang disebut team. Inilah satu proses yang merupakan ciri khas cinta yang dinamis. Kita garisbawahi bersama-sama, cinta yang dinamis bukan satu kondisi ia adalah dinamis. Berlainan dengan cinta yang semata-mata berorientasi pada perasaan yang menggebu-gebu atau cinta Euphoric ia hanya bagaikan satu kondisi sesaat.


Bisa jadi sebulan, setahun, kemudian jenuh dan berulang kembali lagi, dalam kondisi yang sama, bisa jadi tempat yang lain dengan pasangan yang lain. Kita pun bertanya, apakah ada cinta yang tulus? Kita boleh meragukan seseorang yang kita cintai, tapi jangan meragukan cinta itu sendiri. Karena cinta itu selalu tulus, hanya memang banyak foto copy.......


 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
SILATURAHMI, Merajut Temu Jodoh
SILATURAHMI, Merajut Temu Jodoh
Keintiman yang Hakiki...
Rumah Bersih Tapi Banyak Kecoa?