Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Senin, 27 Februari 2017  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
Keyword
Tanggal Bulan Tahun

<<<<<<1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 >>>>>>
101. MENYONGSONG HARI KELUARGA NASIONAL
Dalam suasana pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk memimpin pembangunan bangsa dan negara tercinta ini, BKKBN dan rekan rekan kerjanya dari seluruh Indonesia pada tanggal 14 Juni konon akan memusatkan Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXI di Surabaya. Direncanakan Peringatan Hari Keluarga Nasional kali ini dihadiri oleh Presiden SBY, yang secara kebetulan beliau adalah anak mantan Kepala BKKBN Kabupaten Pacitan. Kehadiran Presiden diharapkan bisa dijadikan momentum untuk mengingatkan kita semua bahwa pembangunan akan efektif apabila pemeran dan penerima pembangunan itu, yaitu keluarga, dipersiapkan melalui usaha pemberdayaan yang paripurna. Pemberdayaan itu dimulai melalui ajakan mengatur keluarga dengan jumlah anak secara ideal, dua orang saja, laki-laki atau perempuan sama saja. Selanjutnya, kedua anak itu dipelihara kesehatannya, di kirim ke sekolah sejak dini, diberdayakan secara sungguh-sungguh agar dengan semangat tinggi bisa bekerja atau membuka usaha serta didukung dengan lingkungan hidup yang sehat dan menyenangkan sehingga setiap anak tumbuh dalam suasana aman dan tentreram. ....
102. MELINDUNGI ANAK BANGSA MELALUI BPJS
Akhir bulan lalu, disaksikan oleh Menko Kesra dan Menteri Kesehatan RI, Direktur BPJS, Dr. dr. Fahmi Idris, Mkes, telah menanda tangani MOU dengan Kepala BKKBN, Prof. Fasli Jalal, dr. SpGK, PhD, dan Ketua Yayasan Damandiri, Prof. Dr. Haryono Suyono. Kedua lembaga itu, satu lembaga koordinasi Pembangunan Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga serta lembaga swasta yang selama ini bergerak dalam upaya pembangunan keluarga dan pengentasan kemiskinan, sepakat bekerja sama melindungi keluarga Indonesia terhadap kemungkinan sakit melalui Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola oleh BPJS. ....
103. BERBAGI PENGALAMAN
Setelah pemilihan calon legislatif berakhir, ditengah sibuk-sibuknya para calon Presiden dan calon Wakil Presiden mengembangkan kolaborasi untuk menghadapi pemilihannya pada bulan Juli mendatang, DNIKS juga bergerak cepat melakukan hal serupa. DNIKS mencanangkan pengembangan kolaborasi dengan 100 organisasi dan lembaga sosial membangun Kepedulian Sosial berbasis Pedesaan guna meningkatkan upaya pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan guna membangun keluarga sejahtera. ....
104. BERBAGI PENGALAMAN BERSAMA PENDATANG BARU
Segera setelah pesta demokrasi pemilihan anggota legislatif berakhir, bertempat di Universitas Trilogi Jakarta, hampir seratus Ketua Kelompok Ekonomi Mikro, anggota Posdaya dari seluruh wilayah Jabodetabek mengadakan pertemuan silaturahmi. Para anggota Posdaya itu mewakili sekitar 3200 keluarga yang telah memanfaatkan Skim Tabur Puja, Skim untuk berlatih menabung dan memanfaatkan Kredit Mikro dengan plafon tidak lebih dari Rp. 2 juta tanpa agunan. Pertemuan itu adalah ajang berbagi pengalaman dan pelatihan penggunaan tehnologi tepat guna untuk meningkatkan mutu produk yang mereka hasilkan. ....
105. SERTIFIKASI GURU UNTUK MENINGKATKAN MUTU
Menjelang Hari Pendidikan Nasional 2014, pertengahan bulan lalu, Dr. HM. Dian Assafri, SH, MH, Koordinator Tim 10, menyelenggarakan suatu pertemuan dengan menghadirkan guru-guru dari 10 kabupaten se Jawa Barat yaitu Kabupaten Bogor, Karawang, Sukabumi, Bandung Barat, Cianjur, Subang, dan lainnya, di Cipanas, Cianjur. Mereka mengikuti pelatihan untuk menghadapi sertifikasi guru. Untuk maksud itu diundang ahli dan wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, anggota DPR-RI, wakil kalangan perguruan tinggi serta wakil organisasi masyarakat yang peduli terhadap masalah pendidikan. Pertemuan itu membahas kesulitan yang dihadapi para guru serta cara-cara mengatasi kesulitan guna mengikuti proses sertifikasi guru yang sedang berlangsung di berbagai tempat. ....
106. MEMBAWA KEDAULATAN SOSIAL KE DESA
Menyongsong Hari Pendidikan Nasional yang dirayakan di seluruh Indonesia kemarin, pertengahan bulan lalu, Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Sumatra Barat, yang dipimpin oleh Ibu Hj. Nevi Irwan Prayitno, isteri Gubernur Sumbar, menggelar Rapat Koordinasi dengan seluruh jajaran LKKS provinsi untuk membahas program dan kegiatan sosial yang segera akan dilaksanakan bagi seluruh Nagari. ....
107. MENDIDIK RAKYAT MEMPERKUAT JATI DIRI DAN PARTISIPASI
Akhir minggu lalu bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional dalam suasana bangsa Indonesia melalui Partai Politiknya sedang memilih putra bangsa terbaik untuk dicalonkan sebagai Presiden. Apabila tiba waktunya nanti, seluruh penduduk yang berhak memilih diharapkan tidak membuang kesempatan mempergunakan haknya menentukan pilihannya dengan penuh tanggung jawab. ....
108. MELINDUNGI ANAK BANGSA MELALUI BPJS
Akhir bulan lalu, disaksikan oleh Menko Kesra dan Menteri Kesehatan RI, Direktur BPJS, Dr. dr. Fahmi Idris, Mkes, telah menanda tangani MOU dengan Kepala BKKBN, Prof. Fasli Jalal, dr. SpGK, PhD, dan Ketua Yayasan Damandiri, Prof. Dr. Haryono Suyono. Kedua lembaga itu, satu lembaga koordinasi Pembangunan Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga serta lembaga swasta yang selama ini bergerak dalam upaya pembangunan keluarga dan pengentasan kemiskinan, sepakat untuk bekerja sama melindungi keluarga Indonesia terhadap kemungkinan sakit melalui Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola oleh BPJS. ....
109. KARTINI MUDA LEBIH BERPENDIDIKAN DAN MAJU
Hari ini adalah hari lahir Ibu kita Kartini dan biasa disebut sebagai Hari Kartini. Ibu Kartini adalah seorang pelopor perjuangan kaum perempuan di Indonesia. Memperingati Hari Kartini kita diingatkan pada jaman beliau dilahirkan dimana kaum ibu masih dianggap sebagai seseorang yang berada di belakang dalam setiap keluarga. Oleh karena itu pada jamannya, biarpun Ibu Kartini adalah seorang isteri pejabat tinggi tetapi perannya dalam keluarga sangat terbatas dalam lingkungan keluarganya saja. Secara kebetulan Ibu Kartini mempunyai seorang teman dari negari Belanda yang kemudian menyiarkan secara luas korespondennya ke luar rumah tangganya dan membawa dampak yang sangat luas. ....
110. MEMPERKUAT SOLIDARITAS SOSIAL DI DESA
Awal minggu ini, Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (PSPK), Kementerian Sosial RI, Dr. Hartono Laras, mengadakan pertemuan dengan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraaan Sosial (DNIKS) di Jakarta. Dengan didampingi Staf Ahli, para Direktur dan staf senior lainnya, pertemuan itu membahas upaya-upaya yang dapat dikembangkan bersama guna meningkatkan solidaritas sosial dalam pemberdayaan masyarakat dan keluarga di pedesaan. Upaya gotong royong itu diperlukan guna menanggulangi kemiskinan dan mengantar keluarga Indonesia mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan yang lestari. ....
111. KESEMPATAN BARU DI PEDESAAN
Akhir bulan lalu, dalam kesempatan Kampenye Pemilu yang marak, seluruh Direktur dan Jajaran Direksi dari Bank Perkedritan Rakyat (BPR) milik Pemerintah Daerah dari seluruh Jawa Tengah dan DI Yogyakarta berkumpul di Semarang. Mereka menggelar pertemuan untuk membulatkan tekad membantu keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera I atau keluarga miskin, yang bergabung dalam Posdaya untuk mengangses modal usaha. Keluarga pra sejahtera itu diberi kesempatan menabung dan meminjam dana tanpa agunan. ....
112. MENGISI KEMERDEKAAN
Kurang lebih sepuluh hari lagi, kita smpai pada hari H, tanggal 9 April 2014. Semua warga Indonesia yang berhak memilih akan pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menentukan pilihannya pada kader yang dianggap terpercaya untuk bekerja bagi Negara dan bangsa mengisi pembangunan untuk sebesar besar kesejahteraan rakyat banyak. Indonesia yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus tahun 1945 dan pernah dinyatakan oleh Belanda tidak ada lagi dengan serangan 19 Desember 1949, kemudian dibantah dengan dikuasainya Ibu Kota RI, Yogyakarta, pada tanggal 1 Maret, kini akan mengikuti Pemilu untuk memilih pemimpin yang harus bekerja keras karena keberadaannya benar-benar untuk melaksanakan pembangunan bagi sebesar-besar kesejahteraan rakyat. ....
113. KITA BANGUN KOTA SAYANG ANAK, IBU DAN PEDULI KELUARGA MISKIN
Hari hari ini kader politik calon pemimpin bangsa sedang hangat-hangatnya meyakinkan seluruh penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih datang ke tempat pemungutan suara tanggal 9 April. Mereka menjanjikan cita-cita yang tinggi bahwa apabila terpilih nanti akan memperjuangkan program-program pembangunan yang bisa mengangkat martabat bangsa, membawa keluarga Indonesia menjadi makin bahagia dan sejahtera. ....
114. JANGAN TERKECOH BONUS DEMOGRAFI
Akhir akhir ini, dengan pengertian mendalam atau setengah tahu, bergulir diskusi tentang kependudukan di Indonesia. Pengertian yang membawa dampak pada pengembangan antisipasi pembangunan sosial ekonomi adalah bergulirnya istilah Bonus Demografi yang konon akan terjadi pada tahun 2020-2030 dimana angka ketergantungan, yaitu proporsi penduduk yang dianggap berada pada usia produktif dan penduduk yang tidak produktif mencapai posisi yang paling menguntungkan. Proporsi yang menguntungkan itu akan bermanfaat kalau pendudk usia produktif mempunyai pendidikan dan ketrampilan yang memadai serta bekerja atau mempunyai usaha produktif. Kalau mereka mempunyai pendidikan yang rendah dan tidak produktif, maka keuntungan proporsi yang menguntungkan itu sesungguhnya tidak ada, atau tidak menguntungkan dan tidak harus disebut sebagai bonus tetapi justru menjadi masalah. ....
115. MENYIKAPI KAMPANYE POLITIK
Hari ini dimulai Kampanye resmi untuk menyongsong hari H, tanggal 9 April 2014, dimana penduduk Indonesia yang berhak memilih akan berbondong-bondong pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menentukan pilihannya pada kader yang dianggap terpercaya. Kader yang terpilih bertanggung jawab merancang dan melaksanakan pembangunan di Indonesia. Mulai hari ini secara resmi berbagai cara untuk memperkenalkan diri kepada khalayak dan merebut simpati rakyat, dilakukan dengan gegap gempita. Ada yang langsung terang-terangan dan ada pula yang memakai cara soft dengan sopan dan rajin seakan tidak terlalu membutuhkan melalui perkenalan program yang akan dikembangkan untuk rakyat. ....
116. MEMPERLUAS JANGKAUAN SENKUDAYA
Kalau tanggal 11 Maret biasa dikenang sebagai Hari Lahirnya Supersemar, Surat Perintah dari Bung Karno kepada Almarhum Jenderal TNI HM Soeharto, maka tanggal ini sekarang ditandai sebagai perluasan lahirnya Senkudaya di beberapa kabupaten/kota di Indonesia. Senkudaya adalah singkatan dari Sentra Kulakan Posdaya yang ditugasi mendukung dan melayani Warung-warung Kecil milik keluarga Posdaya di pedesaan. Warung-warung itu adalah tempat keluarga miskin yang bersatu dengan keluarga yang lebih mampu, sebagai sahabat pendukungnya, membangun usaha ekonomi produktif di desa atau kampungnya masing-masing. ....
117. POSDAYA PALMBOYAN MENJADI PENGGERAK EKONOMI RAKYAT
Posdaya Plamboyan sungguh tidak mengecewakan. Forum yang berlokasi di desa Kayu Ambon di Bandung Barat ini bukan suatu forum yang mendadak menjadi forum yang ampuh dan mampu mengerjakan segala hal yang berhubungan dengan pembangunan terpadu sebagai bagian dari pembangunan abad Milenuium. Posdaya Plamboyan yang sekarang dipimpin oleh Ibu Nani Yuningsih, sebagai mana gerakan masyarakat pada tingkat pedesaan, berawal dari kegiatan dinamis masyarakatnya mengikuti kegiatan yang dirangsang oleh pemerintah dalam arisan, kegiatan KB, PKK, atau kegiatan di tingkat RT, RW atau pedesaan lainnya. Oleh karena itu di Kantornya yang mungil, dan sekaligus menjadi ajang kegiatan PAUD itu, terpajang berbagai piala yang pernah diraih kelompok ini. ....
118. BLUSUKAN DENGARKAN ASPIRASI DAN BENTUK POSDAYA
Sejak terpilih sebagai Walikota Malang, H. Muhammad Anton, menyatakan diri pro rakyat dan akan berusaha mendampingi rakyat di daerahnya memecahkan masalah yang dihadapi rakyat dan mengantarnya menjadi keluarga yang sejahtera. Berbagai kebijaksanaannya diarahkan untuk memfasilitasi kepentingan rakyat banyak dalam mengolah sumber daya lokal dengan kebijakan lokal dan dukungan yang sangat memihak dari pemerintah kota. Oleh karena itu, seperti ditetapkan oleh Almarhum Presiden Soeharto, bahwa hari Sabtu dan Minggu adalah hari libur, oleh Walikota Malang ditetapkan bahwa pada hari libur itu, aparatnya secara rutin diajak berkunjung ke kelurahan-kelurahan mendengarkan aspirasi rakyat dan apabila memungkinkan diajak segera membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi rakyatnya. ....
119. PEMBERDAYAAN KELUARGA PRA SEJAHTERA
Pertengaham bulan lalu, tepatnya tanggal 15 Januari 2014, Yayasan Damandiri akan berusia 18 tahun, usia dewasa yang membawa berkah kepada keluarga pra sejahtera di desa dan kampung di banyak wilayah di Indonesia. Sejak didirikannya pada tanggal 15 Januari 1996, Yayasan ini telah bertekad membela keluarga pra sejahtera, bukan keluarga miskin atau sangat miskin saja, tetapi keluarga yang kalau tidak segera ditangani akan menjadi miskin dan sukar untuk dientaskan. ....
120. LANSIA MEMASUKI TAHUN BARU MEMBAWA KESEJAHTERAAN
Biasanya perayaaan pesta Natal dan Tahun Baru, pergantian tahun 2013 ke tahun 2014, diadakan pada saat-saat Natal dan tengah malam menjelang tahun baru sampai betul-betul tahun yang lama berakhir pada pukul 24.00 malam hari. Tetapi para pejuang lanjut usia dan pensiunan yang tergabung dalam anggota PWRI dari berbagai Kementeriaan dan BUMN, yang rata-rata berusia diatas 60 tahun, mengadakan acara Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama dengan cara sangat unik, yaitu mulai tahun baru sampai akhir bulan lalu, dari tingkat pusat sampai ke daerah, melalui kerja cerdas dan keras untuk harmonisasi tiga generasi. ....
<<<<<<1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8 - 9 - 10 >>>>>>